alexametrics

Warga Temanggung Rela Antre Dua Jam demi Minyak Goreng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sejak pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, Toko Agus yang berada di perempatan Padangan, Kelurahan Temanggung 1 sudah dipadati orang. Padahal toko tersebut baru buka setengah jam sesudahnya, tepat pukul 06.00 WIB. Warga rela mengantre dari pagi demi mendapat minyak goreng curah dengan harga yang dirasa lebih murah dibanding harga pasaran.

Toko Agus merupakan satu dari sedikit agen sembako di kawasan Temanggung kota yang menjual minyak goreng curah dengan harga Rp 16.000 per kilogram atau Rp 14.000 lebih sedikit jika diliterkan. Harga ini, kata sebagian besar warga, masih lebih mending dibanding harga minyak goreng kemasan di pasaran yang sudah menyentuh angka Rp 25.000 per liter.

Baca juga:  Capaian Vaksin Pekerja Tembus 74 Persen

Agus, sang pemilik toko, mengaku permintaan warga terhadap salah satu kebutuhan pokok tersebut memang tinggi. Terlebih saat memasuki bulan puasa seperti saat ini. Sementara stok minyak yang dikirimkan distributor pabrik kepada tokonya tidak bisa diprediksi, baik dari segi kuantitas maupun hari kedatangan.

Terkadang, ia mendapat 7 – 9 ton minyak curah dalam sekali kedatangan dalam rentang waktu yang juga tidak tentu, setiap 3 – 5 hari sekali. Penjualan ke masyarakat pun juga dibatasi. Satu orang hanya boleh membeli minyak maksimal satu jeriken atau setara 17 kilogram. “Untuk penjualannya kita prioritaskan kepada pedagang dan pelaku UMKM,” begitu kata Agus Rabu (30/3).

Yani, salah seorang warga yang baru bisa melakukan transaksi setelah mengantre hampir dua jam mengeluhkan betapa sulitnya mendapat minyak. Pedagang gorengan ini pun berharap agar pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan ini. Terlebih, lanjutnya, sebentar lagi akan memasuki bulan puasa. (nan/ton)

Baca juga:  72.873 Warga Terima BLT

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya