alexametrics

Siklus Masalah yang Dihadapi Petani Tembakau Terus Berulang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Masalah cuaca, harga dan penyerapan tembakau petani oleh pabrikan sudah menjadi masalah rutinan yang melekat dalam niaga tembakau di Kabupaten Temanggung. Ketiga hal itu sudah menjadi entitas yang tidak bisa dipisahkan dan saling mempengaruhi. Musim tembakau tahun ini juga tak luput dari kekhawatiran para petani akan berulangnya siklus masalah tersebut.

Meski demikian, Bupati Temanggung HM Al Khadziq meminta kepada petani agar tetap mempertahankan keaslian tembakau asli Temanggung baik jenis varietas, cara pengolahan hingga produk akhirnya. Hal ini dimaksudkan demi mejaga tembakau Temanggung tetap eksis di tengah gempuran tembakau dari daerah lain dan impor luar negeri.

“Inilah yang harus kita perhatikan, mempertahankan tembakau asli Temanggung itu wajib dan para perajin tembakau saya minta juga jangan mencampurnya dengan daerah lain,” begitu kata Bupati dalam sarasehan jelang masa tanam tembakau musim tahun ini yang digelar Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung di Jambu Kluthuk Resto Parakan Selasa (22/3).

Baca juga:  Masyarakat Patuh Bayar Denda Tilang ETLE

Ketua APTI Temanggung Siyamin berharap petani bisa mendapatkan kepastian dalam memaksimalkan produksi tembakau apalagi mengingat saat ini masa tanam sudah dimulai.

Selain itu juga meminta Pemerintah Kabupaten Temanggung, melalui Badan Penanaman Modal Daerah bisa menggandeng investor asing dan dalam negeri untuk memaksimalkan pertanian tembakau.

“Dengan kehadiran investor, kami yakin para petani tembakau Temanggung semakin berdaya saing, market lebih kompetitif, dan tembakau di Temanggung bisa lebih mendunia. Kami siap melakukan pemurnian apabila dibutuhkan,” katanya. (nan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya