alexametrics

Tak Sekadar Menyeduh, Barista Dituntut Kuasai Dunia Kopi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Menjadi seorang barista profesional, bukan hanya sekadar menyeduh kopi saja. Namun, dituntut mampu menguasai dan mendalami dunia kopi. Hal itu diungkapkan M Ridwan Syafi’i, konsultan dan profesional barista asal Semarang dalam kelas barista di Lawoek Coffe Temanggung, Rabu (26/1).

Barista, kata Ridwan, harus mempunyai pengetahuan tentang kopi secara luas, sehingga ketika menyeduh kopi bisa menyajikan rasa sesuai dengan jenis, proses dan asal muasal kopi. Termasuk berbagai jenis kopi dengan cita rasanya masing-masing.

“Setiap kopi memiliki karakter dan rasa tersendiri, oleh karena itu barista harus mampu menguasai cara menyeduh dengan benar,” katanya.

Sesi pelatihan barista kali ini, ditekankan pada pengetahuan secara umum tentang kopi, beberapa metode penyeduhan, melatih indra perasa dan penciuman.  “Indra penciuman dan perasa juga wajib dilatih, karena kopi memang mempunyai aroma, dan cita rasa yang berbeda-beda,” jelasnya.

Baca juga:  44 Kebakaran di Temanggung Selama 2021, Total Kerugian Capai Rp 10 Miliar

Barista juga harus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan barista akan menjadi daya tarik tersendiri.

“Ini yang kadang tidak diperhatikan oleh barista, padahal barista tetap harus disiplin, rapi, bersih dan cakap dalam melayani pelanggan,” terangnya.

Sementara itu, penyelenggara kelas barista, Siti Robiyatun menuturkan, kelas barista kali ini dilakukan terbatas. Diikuti delapan peserta saja. Dengan peserta terbatas, katanya, bisa lebih fokus saat mengikuti kelas.

“Ada yang dari Ungaran Semarang, tapi sebagian besar dari Temanggung. Mereka sangat antusias sekali,” katanya.

Sementara itu salah satu peserta, Riki menuturkan, kelas barista ini sangat terjangkau. Dengan Rp 399 ribu, bisa mengikuti pelatihan barista yang cukup lengkap. Mulai dari pengenalan kopi, jenis kopi, metode penyeduhan kopi dan yang lainnya.

Baca juga:  Turunkan Angka Stunting 20,9 Persen

“Kalau di kota-kota lain biayanya bisa dua hingga tiga kali lipat. Alhamdulillah di Temanggung sangat terjangkau dan pelatihannya sangat lengkap,” kata peserta  Ungaran ini. (nan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya