alexametrics

Pengakuan Pasangan Pengantin di Temanggung yang Diarak Pakai Forklift, Deg-Degan Tapi Seru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pasangan pengantin Laelatul Hana, 21,  dan Anang Supriyadi, 24, yang sama-sama warga Dusun Paingan, Desa Kupen, Kecamatan Pringsurat mungkin tidak akan menyangka jika aksinya saat diarak menggunakan forklift akan menjadi viral di medsos ditonton ratusan ribu viewers.

Saat disambangi dirumahnya, Kamis (13/1) kemarin. Laelatul Hana yang didampingi suaminya Anang Supriyadi menceritakan aksi naik forklift itu terjadi sesaat setelah acara akad nikah dan resepsi pada, Minggu (9/1) lalu di rumahnya. Kemudian dirinya dan suaminya diarak dengan forklift menuju rumah mertuanya. “Saya baru pertama kali itu naik forklift, rasanya agak deg-degan tapi seru,” kenang Laela.

Karena baru pertama kali, Laela mengaku semula merasa takut dan wawas kalau-kalau terjatuh. Namun setelah diyakinkan oleh orang tuanya dirinya jadi berani. “Ternyata enak juga naik forklift, apalagi banyak warga dan tamu undangan yang ikut arak akan jadi tambah senang dan gak takuT,” begitu kata Laela tersenyum.

Baca juga:  Pernah Belajar di UKSW Salatiga, Rektor: Jozeph Paul Zhang Tak Merepresentasi Karakter Alumni 

Anak pertama dari pasangan Muslihin dan Siti Nur Alifah mengaku ide naik forklift adalah ide spontan dari kedua orang tuanya yang sehari hari bekerja di pabrik pengolahan kayu. Terkait aksinya yang menjadi viral di medsos, Laela mengaku tidak menyangka, dirinya dan keluarganya sangat beterima kasih kepada semua pihak telah mengabadikan dan memviralkan video pernikahannya di medsos. “Ini jadi kado terindah pernikahan kami dan akan kami kenang selamanya,” tungkasnya.

Sementara itu, di temui ditempat yang sama, Muslihin ayah Laela mengatakan, jika ide memakai forklift  karena  murah lantaran pinjam dari pabriknya bekerja. Selain itu, jarak iringan arak-arakan yang ditempuh sangat pendek dan  akan lebih merepotkan jika naik mobil.

Baca juga:  Resmi Dilantik, Aaf: Sah, Jadi Wali Kota!

“Pakai forklift sebenarnya karena masalah ekonomi saja yang murah, selain itu jaraknya juga dekat masih satu dusun. Kalau naik mobil malah repot, jalannya juga sempit masuk gang,” terangnya.

Ia menceritakan dapat ide pakai forklift saat malam hari, tepat sehari menjelang resepsi berlangsung. Pagi harinya, istrinya langsung meminjam forklift di pabri kemudian di hias dan didesain sedemikian rupa agar bisa di beri tempat duduk bagi mempelai dan aman saat berjalan. “Yang naik forklift hanya pengantin, terus ada sopir sebelah kanan istri saya dan juga penunjuk jalan, yang lain jalan kaki,” katanya.

Ia bersukur karena pernikahan anaknya bisa lancar bahkan bisa viral ditonton ratusan ribu orang di medsos. “ Ini bisa jadi bekal buat anak kami agar langgeng dan samawa pernikahnya,” harapnya. (nan/bas)

Baca juga:  Pentas Kesenian Umum Masih Dilarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya