alexametrics

Ada Lima Titik Longsor di Temanggung, Enam Rumah Rusak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mencatat bencana longsor terjadi di lima titik pada Selasa (11/1) lalu. Kelima titik tersebut yakni di Dusun Batursari, Desa Tleter (Kaloran), Dusun Porot Desa Getas (Kaloran), Dusun Dukuh Desa Padureso (Jumo), Desa Bandunggede (Kedu) dan Desa Tempuran (Pringsurat).

Akibat kejadian itu, enam rumah milik warga rusak. Bahkan dua di antaranya tidak bisa dihuni lagi. Pemilik rumah harus mengungsi ke tempat saudaranya. Hujan deras beserta kontur wilayah dengan kemiringan ekstrem menjadi penyebab utama longsor.

Salah seorang korban longsor Juweni, warga Dusun Batursari, Desa Tleter, Kaloran mengatakan, longsor terjadi saat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Selasa (11/1) sore itu. Bangunan talud sepanjang 20 meter dengan ketinggian 10 meter longsor dan menimpa rumahnya dan salah satu tetangga. Akibatnya dua rumah tersebut mengalami kerusakan hingga 90 persen.

Baca juga:  Sempat Gagal karena Tensi Tinggi, Pejabat Temanggung Akhirnya Divaksin

“Kejadian itu sangat singkat mas, pada saat itu saya lagi di dapur dan sedang hujan deras, tiba-tiba betengan belakang rumah longsor terus saya lari keluar. Sekarang saya ngungsi sementara di rumah kakak saya,” katanya Rabu (12/1).

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Toifur Hadi mengatakan, sebagian besar wilayah Kabupaten Temanggung merupakan pegunungan dan perbukitan yang rawan terjadi longsor. Dari 20 kecamatan yang ada, tiga kecamatan paling rawan longsor yakni Kecamatan Kaloran, Pringsurat dan Gemawang.

“Untuk Januari, perkiraan awal dulu intensitas hujan akan menurun, pas awal tahun memang menurun. Tapi memasuki minggu kedua ada kenaikan dan intensitas hujan cukup tinggi dan merata. Harapannya semua masyarakat tetap waspada karena cuaca bisa diprediksi tapi juga perlu adanya persiapan,” katanya.

Baca juga:  Produksi Durian Ngropoh Menurun

Ia mengimbau warga yang tinggal di daera rawan bencana tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. (nan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya