alexametrics

Minyak Masih Mahal, Ukuran Kerupuk Diperkecil

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Minyak goreng kemasan ekonomis belum merata di semua wilayah. Harga minyak goreng curah masih di angka 20.000 per liter. Masih jauh dari harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14.000 per liter. Para produsen makanan yang digoreng sangat merasakan dampaknya.

Dulrohim, 67, pengusaha kerupuk asal Desa Mandisari, Kecamatan Parakan kelimpungan. Kenaikan harga minyak tersebut memang tidak berdampak pada penjualan kerupuk produksinya ke konsumen.

Akan tetapi, meningkatnya biaya produksi ini membuat keuntungan yang diperolehnya kian merosot. Bahkan, seringkali mengalami kerugian. Dikarenakan tidak seimbangnya antara penjualan dan pengeluaran biaya produksi.

Dalam sehari, ia biasa memproduksi kerupuk sebanyak 1 kuintal dari bahan adonan pati dan terigu. Dulrohim mengaku bahan baku untuk membuat kerupuk juga terus-terusan mengalami kenaikan.

Baca juga:  Optimistis Temanggung Segera Turun Level

Harga terigu yang semula Rp 170.000 per karung isi 20 kg kini menjadi Rp 195.000. Sedangkan 1 kuintal pati naik menjadi Rp 850.000 yang semula hanya Rp 750.000.

“Solusinya saat ini kami tidak bisa mengurangi produksi tapi agar tidak rugi ukuran kerupuknya diperkecil sedikit, itu pun kadang masih nombok,” katanya Senin (10/1).

Dulrohim mengatakan, kenaikan harga minyak curah terjadi selama dua tahun terakhir ini. Saat ini, ia mengaku capek dengan kondisi saat ini. Ia berharap pemerintah segera mengambil sikap agar bahan baku tidak terus-terusan mengalami kenaikan.

Sebab, berdasarkan pengakuannya, imbas dari kenaikan harga minyak ini bukan hanya ia rasakan seorang. Semua pedagang kerupuk dan pedagang tahu juga mengeluhkan hal yang sama.

Baca juga:  Masyarakat Patuh Bayar Denda Tilang ETLE

“Sejak adanya korona sampai sekarang ini, dampaknya sangat terasa sekali mas. Saya itu cuman capek doang. Masalahnya harga minyak selalu melonjak, sampai sekarang naik-naik terus ndak bisa turun,” jelas pria yang sudah membuka usaha kerupuk sejak 1996 ini. (nan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya