alexametrics

Residivis Pembobol Rumah Ditembak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Baru beberapa bulan keluar dari Lapas Temanggung, seorang pria berinisial MA kembali harus mendekam dalam penjara. Warga Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara berusia 37 tahun ini merupakan pencuri di wilayah Garung dengan mengaku sebagai petugas PLN Senin (3/1) lalu. Sebuah timah panas ditembakkan ke kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kanit Reskrim Polsek Garung Aipda Erico Ardian mengungkapkan, tersangka mencari sasaran dengan berkeliling ke desa-desa. Ia memantau situasi rumah yang dimungkinkan kosong. “Saat ada rumah kosong, pelaku langsung masuk ke rumah untuk mencari barang berharga. Setelah berhasil mencuri, tersangka langsung kabur,” katanya dalam jump apers Rabu (5/1).

Baca juga:  Dilarang Takbir Keliling, Salat Id di Zona Hijau dan Kuning

Dalam menjalankan aksinya, pelaku kerap diketahui oleh warga yang curiga dengan tindakan pelaku. Namun saat dipergoki oleh warga, ia mengaku sebagai petugas PLN yang sedang mengecek meteran listrik. Selain itu, pelaku juga beralasan sedang mencari dan akan menemui saudaranya yang berada di desa tersebut.

Salah satu korban yang bernama Ratminah itu mendapati pintu rumahnya sudah dalam keadaan tidak terkunci saat pulang dari sawah. Saat dicek ke dalam, ternyata pintu kamarnya juga dalam keadaan terbuka dan berantakan. Sejumlah arang berharga berupa uang tunai dan cincin lenyap. Akibat kejadian tersebut korban, mengalami kerugian kurang lebih Rp 4,5 juta. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Garung.

Baca juga:  Jam Kerja, Dilarang Tinggalkan Rumah

Tidak butuh waktu lama, lanjut Erico, dengan berbekal hasil rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi, Unit Reserse Kriminal Polsek Garung langsung menangkap yang diduga pelaku di rumah kontrakannya di Kampung Purwosari, Kelurahan Kota Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Ia sebelumnya pernah mendekam di Lapaqs Temanggung karena kasus yang sama.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 1,5 juta, 1 buah cincin emas dengan berat 1,5 gram. Lalu pakaian yang dikenakan pelaku ketika beraksi, yaitu berupa 1 kaos warna hitam, 1 celana jeans warna biru, 1 pasang sepatu warna hitam kombinasi putih dan oranye serta 1 buah kuncir rambut warna coklat. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya