alexametrics

KSP Sido Mukti Makmur Bangkrut, Nasabah Berharap Pemkab Temanggung Turun Tangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sejumlah nasabah KSP Sido Mukti Makmur di Desa Sroyo, Kecamatan Kedu, berharap Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk segera turut andil dalam permasalahan yang sedang menimpa nasabah KSP tersebut.

Mulyadi, 35, salah satu nasabah menuturkan, memang beberapa waktu lalu Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM (Dinkopdag) Temanggung sudah mulai mengumpulkan para nasabah Sido Mukti Makmur untuk melakukan perundingan. Langkah ini sudah cukup membuat nasabah cukup tenang.

Namun demikian, katanya, nasabah menginginkan infromasi yang pasti terkait dengan keberadaan KSP tersebut, dengan demikian nasabah masih mempunyai harapan uang simpanannya bisa kembali. “Saya akui kemarin beberapa dari nasabah sudah dikumpulkan oleh Dinas, tapi masih baru langkah awal,” katanya Selasa (4/1).

Baca juga:  Ratusan Pedagang Tembakau Divaksin

Menurutnya, keinginan dari nasabah sebenarnya sangat mudah. Mayoritas nasabah hanya ingin adanya kepastian dari pihak manajemen KSP itu. Nasabah tidak ingin mempermasalahkan kondisi saat ini lebih jauh.

Namun, harus ada pertemuan dari nasabah dengan pemilik atau pengelola KSP tersebut, sehingga nasabah bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi keinginan dari nasabah.

“Harapan kami di sini pemerintah bisa memfasilitasi atau menjembatani pertemuannya, sehingga ada solusi yang bisa dijalankan baik pengelola atau pemilik dan nasabah itu sendiri,” harapnya.

Yang jelas, lanjutnya, mayoritas nasabah menginginkan uang yang ditabung dan didepositokan di KSP itu bisa kembali, meskipun pengembaliannya bertahap. “Alhamdulillah kalau bisa dicairkan semuanya, kalau tidak minimal ada kejelasan kapan waktu yang pasti dari pemilik akan memberikan uang kepada nasabah, ini yang saat ini sangat dibutuhkan oleh nasabah,” tukasnya.

Baca juga:  Tim UI Teliti Persoalan Stunting di Temanggung

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Wadi, nasabah yang lain. Menurutnya, dengan adanya campur tangan dari pemerintah, setidaknya akan membuat pengelola dan pemilik KSP akan berpikir lebih, sehingga pengelola akan memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini. “Peran pemerintah sangat penting, berdirinya KSP itu juga ada izin dari pemerintah,” tuturnya.

Ia berharap ke depan pengelola atau pemilik KSP bisa bertemu langsung dengan nasabah. Pertemuan ini memang sangat diharapkan oleh nasabah. “Kalau ada pertemuan langsung setidaknya akan ada solusi yang timbul, bagaimana solusi itu bisa disepakati dan dijalankan oleh nasabah maupun pemilik,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, KSP Sido Mukti Makmur di Desa Bojonegoro Kecamatan Kedu kolaps. Aryadi, pemilik KSP, melalui kuasa hukumnya Jayadi berjanji akan mengembalikan semua uang nasabah secara bertahap. “Sudah saya klasifikasi baik nasabah tabungan, deposito, ataupun tabungan yang rekeningnya ditarik ini agar mempermudah proses pengambalian,” tuturnya.

Baca juga:  Pemuda Desa Dilatih Jadi Barista

Dalam jangka 1 tahun pihaknya berjanji akan mengembalikan semua uang nasabah, “Kebetulan klien kami sedang mengalami penurunan dalam berbisnis, kerugiannya sebesar Rp 22 miliar,” jelasnya. (nan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya