alexametrics

Dikunjungi Jokowi, Embung Bansari Makin Eksis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kunjungan Presiden Jokowi ke Embung Bansari beberapa pekan lalu untuk meninjau progres program food estate, membuat nama Embung Bansari kian eksis. Bahkan banyak menarik wisatawan. Bukan hanya pengunjung lokal, tapi juga pelancong dari luar daerah.

Kepala Desa Bansari Herlan mengatakan, jumlah pengunjung yang datang setiap minggunya rata-rata 500 orang. Pasca kedatangan presiden serta bertepatan dengan libur Natal dan tahun baru (Nataru) jumlah pengunjung meningkat menjadi 800 sampai 1.000-an.

“Rata-rata pengunjung per minggunya mencapai 500 orang. Akhir-akhir ini terus meningkat. Biasanya puncak kunjungan pada Sabtu dan Minggu,” ujarnya belum lama ini.

Akses jalan menuju lokasi embung yang sudah diperbaiki, menyusul kedatangan presiden kala itu, menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Berada di ketinggian 1.300 mdpl dan berada persis di bawah Gunung Sindoro, membuat embung ini menawarkan pemandangan alam yang cantik nan memesona.

Baca juga:  Dukung Reog jadi Warisan Budaya Asli Indonesia

“Dari embung itu, tersaji pemandangan alam yang bagus. Bahkan saat cuaca cerah, selain bisa melihat keindahan Gunung Sindoro, juga bisa melihat Gunung Sumbing, Merapi, Merbabu, dan lain-lainnya,” imbuh Herlan.

Herlan menceritakan, semula pembangunan embung ini, semata hanya sebagai konservasi, irigasi tetes perkebunan, penyediaan air baku, dan mengatasi kekurangan air pada saat musim kemarau. Namun, setelah melihat potensi wisata, akhirnya secara terpadu Embung Bansari dikembangkan menjadi objek wisata.

“Luas Embung Bansari ini satu hektare, kemudian untuk kedalaman airnya ini empat meter. Untuk luas genangan sekitar 2.453 meter persegi, daya tampung air 8.588 meter kubik,” jelasnya.

Embung Bansari dibuka Februari 2020 lalu. Harga tiket masuk Rp 5.000. Melihat kunjungan yang terus meningkat, pihaknya akan melakukan pengembangan.

Baca juga:  DPRD Temanggung Serahkan Sejumlah Rekomendasi

Melengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti gazebo, pendopo, kemudian penataan pedagang di luar area embung. Sementara saat ini fasilitas yang bisa diberikan hanyalah penyewaan tenda bagi pengunjung yang hendak merasakan sensasi camping di Embunh Bansar. (nan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya