alexametrics

Sedekah Bumi di Puncak Botorono

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG – Setelah ditiadakan karena pandemi Covid-19, kini sedekah bumi atau merti desa di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung kembali diadakan. Acara digelar di Puncak Bukit Botorono, Jumat (26/11).

Kegiatan diawali dengan pawai yang diikuti warga setempat, sembari mengarak aneka sajian hasil bumi dari bawah desa sampai puncak wisata Bukit Botorono. Anak-anak, pemuda dan orangtua tumpah-ruah membaur jadi satu penuh suka cita.

Tiba di puncak, diadakan pengajian dan doa bersama di sekitar petilasan Mbah Bergolo. Berlanjut dengan makan bersama sembari menyaksikan sendratari oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Petarangan Jumarno menyampaikan nyadran tahun ini diadakan pascapanen raya tembakau sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan dan kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

“Panen raya tembakau tahun ini kurang begitu baik dan kurang menggembirakan bagi petani. Namun petani sudah diberikan kesehatan dan kelancaran sehingga kita syukuri dengan sedekah bumi. Untuk meminta keselamatan dari Allah semoga masyarakat Petarangan diberikan kesehatan, kewarasan dan kelancaran mencari nafkah di tahun mendatang,” tuturnya.

Jumarno menambahkan, dipilihnya Puncak Botorono sebagai tempat nyadran sekaligus ajang promosi. Mengingat, Botorono merupakan satu-satunya objek wisata di Desa Petarangan yang baru dibuat.

“Karena tahun ini Petarangan sudah punya destinasi wisata Botorono, maka untuk pelaksanaan di sini. Sekaligus untuk promosi, semoga ke depannya betul-betul diminati banyak pengunjung,” terangnya.

Pihaknya berharap, setelah Botorono viral akan banyak pengunjung yang datang. Dengan begitu, ekonomi masyarakat sekitar akan semakin bertambah. Selain wisata alam, ke depan pihaknya juga akan memajukan wisata budaya dari warga yang ada di desa Petarangan. (nan/lis)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya