alexametrics

Sedang Asyik Judi Dadu, Empat Kakek Dibekuk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Empat kakek-kakek asal Kecamatan Kandangan dan Kaloran dibekuk polisi, setelah tertangkap tangan sedang bermain judi dadu.

Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin melalui Wakapolres Kompol Ahmad Ghifar mengatakan, terungkapnya kasus perjudian di wilayah hukum Polsek Kaloran ini berkat informasi dari masyarakat.”Informasinya, mereka ini selalu berpindah tempat dan waktunya tidak menentu,” katanya saat gelar perkara Rabu kemarin.

Ia mengatakan, awalnya petugas sempat kesulitan untuk mengungkap kasus ini, karena para penjudi cukup lihai mengelabuhi petugas dengan berindah tempat dan waktu yang tidak menentu.

“Petugas berusaha mencari kebenaran informasi, dan melakukan pengintaian di lokasi, dan akhirnya bisa membekuk empat tersangka yang sedang berjudi dadu dengan taruhan sejumlah uang,” jelasnya.

Baca juga:  Belum Ada Solusi Terbaik Kekeringan Selalu Berulang Tiap Tahun

Para pelaku digerebek saat berjudi di rumah SG alias M, 55, warga Dusun SIgran Desa Kemiri, Kecmaatan Kaloran.

Sementara itu Kapolsek Kaloran AKP Tajudin menyebutkan, ke empat tersangka yang berhasil dibekuk yakni SPD, 56, BD, 58, keduanya adalah warga Kecamatan Kaloran, dua tersangka lainnya yakni TKM, 53, TKN, 66, keduanya warga Kecamatan Kandangan.

“Ke empat tersangka ini dibekuk di rumah SG, tersangka tidak bisa melarikan diri karena usianya juga sudah cukup lanjut,” terangnya.

Sedangkan tuan rumah SG, lanjut Kapolsek, berhasil melarikan diri saat dilakukan pengrebekan, sampai saat ini SG masih dalam pencarian.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai Rp 552.000, sebuah tempurung kelapa dengan alas kayu, tiga buah dadu, satu lembar kertas warna putih betuliskan huruf B dan K, dan satu lembar tikar.

Baca juga:  Atletik Seleksi Atlet Pra Porprov

“Dua dari empat tersangka tersebut sudah pernah diihukum dengan kasus yang sama,” jelasnya. Saat ini para tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolres Temanggung menunggu proses hukum selanjutnya

Sementara itu salah satu tersangka SPD menuturkan, sudah lama tidak melakukan judi dadu, kemudian dirinya diajak untuk bermain judi saat bertandang ke rumah SG. Dirinya berperan sebagai bandar dengan modal Rp 250 ribu. Namun baru dua jam bermain sudah direbek oleh polisi. “Dulu memang pernah berjudi, tapi sudah lama tidak lagi,” tuturnya. (nan/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya