alexametrics

Pemkab Temanggung Gelontorkan Rp800 Juta untuk Jaring Pengaman Sosial

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Dinas Sosial Kabupaten Temanggung mengelontorkan anggaran Rp 800 juta untuk jaring pengaman sosial (JPS) pada 2021.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung Prasojo mengatakan, bantuan diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang selama ini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Karena mereka tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Dijelaskan, bantuan ini diberikan kepada 100 kasus lanjut usia, 5 kasus orang telantar dalam perjalanan. Kemudian 4 kasus viral, 132 kasus penyandang disabilitas, 50 kasus keluarga miskin. Juga 47 kasus keluarga miskin melalui PKH, 40 kasus keterlantaran melalui program home care.

“Total ada 378 kasus yang menerima bantuan ini, dari rencana 422 individu atau keluarga,” jelasnya usai penyerahan bantuan di kantor setempat Rabu (27/10).

Baca juga:  Pikatan Waterpark Sehari Tampung 1.200 Pengunjung

Ia menyebutkan, setiap kasus akan menerima bantuan yang berbeda. Seperti, kasus lanjut usia menerima bantuan Rp 1 juta, orang telantar dalam perjalanan Rp 100 ribu, kasus viral Rp 3,5 juta. Kemudian penyandang disabilitas Rp 2 juta, kasus home care Rp 3 juta, bantuan sembako Rp 1 juta per kepala keluarga. Dan bantuan bansos PKH maksimal Rp 3 juta.

Dikatakan, penyaluran bantuan dilakukan bertahap. Pertama sudah dilakukan pada September lalu. Tahap berikutnya disalurkan pada Oktober.  Sementara itu Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan, Dinas Sosial berusaha memberikan bantuan kepada warga kurang mampu, yang selama ini memang belum mendapatkan bantuan dari program pemerintah.

Langkah ini kata bupati, sangat membantu masyarakat. Karena selama ini masyarakat yang mendapatkan bantuan dari program JPS ini belum tersentuh bantuan. Dengan berbagai macam alasan antara lain, keluarga tunggal itu tidak boleh menerima bantuan. (nan/lis)

Baca juga:  Empat Bulan, Program Harus Selesai

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya