alexametrics

TP PKK Temanggung Fokus Pemulihan Ekonomi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung Denty Eka Widi Pratiwi mengukuhkan delapan TP PKK kecamatan. Sekaligus penyerahan hadiah lomba 10 program PKK yang diikuti seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Temanggung. Bertempat di Graha Bhumi Phala, Selasa (26/10).

Denty mengajak para kader PKK turut berperan aktif membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Juga secara proaktif mangkampanyekan budaya hidup sehat di tengah-tengah masyarakat.

Untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi tersebut, pihaknya telah membuat program usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) yang diperuntukan bagi kader-kader PKK terkait bantuan pemodalan untuk membuka usaha. Diharapkan para kader PKK bisa menggali potensi dan peluang yang dimiliki masing-masing wilayahnya untuk membuat produk unggulannya sendiri.

Baca juga:  Antisipasi Kekeringan, PDAM Temanggung Tambah Sumur Bor

Dengan begitu, kata Denty, para kader PKK bisa ikut berpartisipasi dalam upaya pemulihan ekonomi keluarga atau masyarkaat secara umum. “Program ini sudah berjalan. Di 2022 nanti akan kita sempurnakan lagi sehingga fokus kita pada pemodalan untuk usaha. Tidak sekadar simpan pinjam biasa,” ujarnya.

Denty mencontohkan beberapa tim penggerak PKK yang sudah sukses menjalankan program UP2K ini yakni Desa Tegalurung dengan usaha rajutnya. Desa Ketitang, Kecamatan Jumo dengan usaha produk olahan makanan dan batik.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Tegalurung, Kecamatan Bulu Sri Mulyani mengatakan, bantuan pemodalan dari program UP2K sangat dirasakan manfaatnya. Dengan bantuan tersebut, ia mengaku bisa memberdayakan hampir 90 persen ibu-ibu di desanya untuk membuat kerajinan rajut dan produk jahe instan.

Baca juga:  Pagar DPRD Temanggung Dijebol Massa

“Tidak hanya ibu-ibu, remaja juga banyak yang berpartisipasi. Sekarang produk kami sudah dijual ke Jogja, Semarang, Jakarta. Bahkan Kalimantan dan Jambi. Alhamdulillah bisa nambah penghasilan ibu-ibu di sini,” terangnya. (nan/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya