alexametrics

PPPK Tenaga Pendidik Temanggung Terisi 48,17 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pemerintah Kabupaten Temanggung membuka 2.084 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) khusus tenaga pendidik. Berdasarkan hasil tes uji kompetensi dasar tahap pertama yang sudah selesai dilakukan, hanya 1.004 peserta yang lolos dan dinyatakan lulus untuk formasi guru SD dan SMP.

“PPPK khusus tenaga pendidik di Kabupaten Temanggung membuka formasi  2.084, yang lulus 1.004 orang atau 48,17 persen,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung Agus Sujarwo, Senin (18/10).

Agus merincikan, jumlah peserta yang mengikuti uji kompetensi tahap pertama untuk jenjang SD sebanyak 1.333 orang yang lulus 859 orang  (69,66%). Sedangkan jenjang SMP dari 206 peserta yang lulus hanya 145 peserta (70,38%).

Baca juga:  KPP Pratama Magelang Blokir dan Sita Rekening Warga yang Tunggak Pajak Rp 16 M

“Memang ada perbedaan antara formasi yang dibuka dan ikut seleksi. Jika berdasarkan jumlah yang ikut seleksi presentasi yang lulus lebih besar,” katanya.

Agus mengungkapkan, dalam informasi awal memang banyak peserta yang tidak lulus uji kompetensi. Namun demikian, ketentuan tersebut sudah menjadi wewenang dari panitia seleksi pusat.  “Dari Kemenpan RB ada perubahan passing grade, semula satu menjadi tiga passing grade untuk menentukan lulus atau tidaknya. Dan itu sangat berpengaruh pada kelulusan,” terangnya.

Passing grade yang mengalami perubahan adalah untuk peserta ujian di atas lima puluh tahun yang langsung diterima tanpa melihat nilai uji kompetensi. Selain itu juga ada penurunan basic point untuk passing grade sebesar 50 poin. “Juga ada proritas untuk guru sekolah asal, untuk peserta yang mengisi formasi di sekolah asal diprioritaskan,” ungkapnya.

Baca juga:  172 Ternak Terpapar PMK dalam 20 Hari

Meski demikian, Agus menambahkan peserta yang tidak lulus tahap pertama akan diberi kesempatan untuk mengikuti uji seleksi tahap dua. “Tahap dua rencananya akan diselenggarakan pada akhir Oktober. Namun kita masih menunggu kapan dilaksanakan dan mekanisme seperti apa masih menunggu pengumuman resmi  dari panselnas pusat,”  pungkasnya. (nan/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya