alexametrics

Pemkab Temanggung Genjot Vaksinasi Pelajar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus menggenjot vaksinasi bagi para pelajar. Diharapkan, setelah dilakukannya vaksinasi mereka bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara normal. Mengingat selama 1,5 tahun lebih tidak masuk sekolah, sehingga dikhawatirkan akan menurunkan kualitas belajar.

Upaya pemerintah daerah tersebut disambut baik oleh para siswa. Mereka bersemangat mengikuti vaksinasi. Sehingga bisa melaksanakan pelajaran tatap muka di sekolah secara normal tanpa rasa takut Covid-19.

Erika Isma misalnya, siswi kelas X ini mengaku senang mengikuti vaksin. Karena selain untuk kesehatan juga mendukung PTM. “Senang, karena dengan begini kan sekolah bisa kembali normal,” katanya usai menjalani vaksinasi hasil kerja sama SMK Bhumi Phala Parakan dengan Kodim 0706 Temanggung, Senin (18/10/2021).

Baca juga:  Distribusi Ternak Luar Daerah Diperketat

Hal senada juga disampaikan Muhammad Mufti, siswa lainnya yang mengaku semangat untuk divaksin karena ia bisa mengikuti turnamen futsal bersama teman-temannya. “Karena sekarang apa-apa syaratnya harus menunjukkan kartu vaksin. Jadi biar lebih mudah saja ke depannya,” akunya.

Sementara itu, Koordinator Satgas Covid-19 SMK Bhumi Phala Parakan Veronica Luluk Pamiswandari menuturkan antusias siswa di sekolahnya untuk divaksin sangat tinggi. Ia menyebut, dari total 1.071 siswa, yang sudah disuntik vaksin sudah mencapai 80 persen. “Sisanya yang belum divaksin karena berhalangan sedang sakit atau belum mendapat izin dari orangtuanya,” ujarnya.

Veronica menilai, tingginya antusias siswa untuk divaksin lantaran keinginan para siswa untuk segera melaksanakan tatap muka. Sementara di SMK Bhumi Phala Parakan sendiri saat ini masih dalam tahap uji coba PTM tahap II.

Baca juga:  Baru Beberapa Bulan Diperbaiki, Jalan Penghubung Rusak Lagi

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan vaksinasi terhadap pelajar akan ditargetkan selesai akhir Oktober ini setelah vaksin dari Kementerian Kesehatan turun. (nan/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya