alexametrics

Lima Ruas Jalan di Temanggung Dilebarkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Lima ruas jalan di wilayah utara Kabupaten Temanggung dilebarkan dan ditingkatkan menjadi jalan standar pelayanan minimal dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kelima ruas jalan tersebut adalah Jalan Kedu – Ngadirejo, Muntung – Jumprit, Jumprit – Sibajak, Bantir – Wonoboyo dan Medono –  Kepratan dengan total anggaran Rp 37 miliar dari bantuan keuangan Gubernur Jawa Tengah tahun 2021.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana mengatakan, jika jalan sudah sesuai standar pelayanan minimal, dapat menjamin keselamatan berlalu lintas, arus manusia dan barang. Dan mengikuti pertumbuhan ekonomi lantaran ruas jalan tersebut menjadi jalur ekonomi dan wisata.

Baca juga:  Korupsi BKK Jilid Dua Siap Sidang

“Peningkatan jalan tersebut ke depan menangkap perkembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Borobudur.   Tentunya ini akan mengacu pada pergerakan wisatawan. Itu upaya yang bisa kita tangkap untuk menunjang KSPN Borobudur,” katanya, Kamis (23/9/2021).

Hendra menjelaskan, standar jalan yang disyaratkan Kementerian PU, untuk lebar jalan lokal sekunder 4,5 meter. Sedangkan untuk lokal primer minimal 5,5 meter. Sementara kondisi jalan di Temanggung untuk lokal primer masih 3,5 meter dan 3 meter untuk jalan lokal sekunder.

Ia merinci untuk pelebaran dan peningkatan jalan Kedu-Tegong Ngadirejo panjang pelebaran 5,1 km dari 4 meter menjadi 5,5 dan 6 meter. Muntung – juprit panjang pelebaran 2 km dari 4 meter menjadi 5,5. Bantir -Wonoboyo panjang pelebaran 2 km lebar 3 meter menjadi 4.5 meter. Sedangkan  Kepatran – Medono panjang pelebaran 2 km. Jumprit – Sibajak panjang pelebaran 3,8 dari 3.5 atau menjadi 5 meter.

Baca juga:  Tak Bermasker, Dilarang Masuk Tempat Wisata

“Dengan pelebaran jalan ini insya Allah akses ekonomi dan sosial kemasyarakatan dan partiwisarta akan lancar. Dari mulai perbatasan Wonosobo sampai nanti tembus Kaloran semuanya lancar,” imbuhnya.

Saat ini proges pengerjaan mencapai 25 persen untuk lima ruas jalan tersebut. Ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Hendra menambahkan, tantangan terbesar untuk pelebaran dan peningkatan jalan ini adalah konsisi topografi dan musim hujan. Kendari demikian, pihaknya optimistis bisa selesai sesuai target. (nan/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya