28 C
Semarang
Jumat, 24 Maret 2023

Bikin Kaget, Seniman Temanggung Pakai Kostum Pentas saat Divaksin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pemandangan unik terlihat saat vaksinasi Covid-19 di Pendopo Pangayoman, Selasa (21/9/2021) kemarin. Pegiat seni yang tergabung dalam Kelompok Seni Jaran Kepang Kaloran mengikuti vaksinasi layaknya sedang pentas.

Suryadi, salah satu anggotanya mengaku sengaja mengenakan kostum pentas sebagai bentuk ekspresi kerinduan atas gelaran karnaval yang kini sudah bisa dipentaskan kembali. Bagi Suryadi dan teman-temannya, ini merupakan kesempatan terbaik dan terindah setelah lama terpuruk.

“Karena sudah hampir dua tahun tidak ada pementasan, ini merupakan awal. Semoga dengan adanya vaksinasi masal bagi pelaku seni ini, Temanggung akan kembali ramai dan berbudaya,” katanya usai menjalani vaksinasi.

Baca juga:  Beri Motivasi, Gubernur Ganjar Pantau Vaksinasi Anak di Atas Kapal Perang

Total, ada 800 dosis vaksin yang disediakan. Sasarannya bagi pelaku wisata dan pelaku kesenian meliputi, jaran kepang, topeng ireng, penyanyi, MC, perias, pedalangan, soreng, rebana.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan, meskipun pertunjukan kesenian sudah bisa dilaksanakan, penyelenggaraannya harus tetap mengikuti petunjuk teknis yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar).

“Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat, para pemain dan penontonnya harus sudah divaksin karena nantinya harus memakai aplikasi pedulilindungi. Untuk itu semua mulai divaksin, sehingga pertunjukan bisa dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Baca juga:  Ada yang Menangis, Ada yang Gembira

Ia berharap, dengan vaksinasi dan diperbolehkannya pertunjukan seni dan dibukanya objek wisata, dunia seni budaya di Temanggung bisa tumbuh lagi.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung Saltiyono Atmaji mengatakan ada 1.400 kelompok seni budaya di Kabupaten Temanggung. Selama dua tahun ini, ia menilai para pelaku seni tersebut sudah cukup patuh terhadap ketentuan pemerintah dengan tidak menggelar pertunjukan. Maka, dengan kembali diperbolehkannya pertunjukan ini, merupakan langkah awal untuk membangkitkan kembali geliat seni dan budaya.

Baca juga:  Vaksinasi Demak Posisi Ketiga se-Jateng, Optimistis Pertengahan Oktober Sesuai Target

“Setiap ada kegiatan seni budaya dari dinas atau satgas, kita akan mengasesmen penerapan protokol covidnya dalam pelaksanaan pertunjukan. Untuk izinnya panitia harus tetap menyampaikan izin penyelenggarakan kepada pihak kepolisian,” terangnya. (nan/lis)


Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya