alexametrics


Temanggung dan Wonosobo Level 2, Objek Wisata Kembali Dibuka

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pertunjukan seni dan objek wisata di Kabupaten Temanggung kembali bisa dibuka dan digelar. Karena status level PPKM Kabupaten Temanggung turun menjadi level 2. Tak hanya itu, kegiatan bisnis dan sekolah tatap muka juga akan diperlonggar lagi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Temanggung atas kerja kerasnya. Kabupaten Temanggung mulai awal pekan ini situasi Covid turun menjadi level 2,” kata Bupati Temanggung HM Al Khadziq, Rabu (8/9/2021).

Namun demikian, bupati menekankan agar masyarakat tidak terlena dan selalu melaksanakan protokol kesehatan yang sudah diatur secara ketat. Yaitu dengan melakukan pembatasan bagi pengunjung maupun penonton sebanyak 50 persen dari kapasitas.

Dengan dibukanya kembali objek wisata dan pertunjukan kesenian tersebut, mulai Senin (13/9/2021) para pelaku seni tradisional dan staf objek wisata akan divaksin agar pembukaan wisata dan seni pertunjukan bisa aman dari Covid-19.

“Secara prinsip hari ini wisata sudah mulai dibuka, tetapi kita laksanakan vaksinasi dulu hari Senin di Pendopo Pangayoman. Nanti satu per satu semua pengelola dan staf akan kita berikan vaksinasi sebagai jaminan pembukaan objek wisata ini aman dari Covid-19,” tuturnya.

Terkait dengan perizinan penyelenggaraan acara kegiatan, bupati mengatakan para pekerja seni tetap wajib menyampaikan pemberitahuan kegiatan kepada satgas Covid. Ini sebagai bentuk kontrol dan pengendalian agar pertunjukan bisa aman dari penyebaran Covid-19.

Pemberlakukan PPKM level 2 juga berlaku pada Kabupaten Wonosobo. Sekda One Andang Wardoyo mengatakan Bupati Wonosobo juga telah menerbitkan instruksi bupati. Dengan menerapkan kebijakan baru.

Seperti durasi makan di restoran, kafe maupun rumah makan di gedung tertutup kini diperbolehkan hingga 60 menit. Tempat hiburan, sarana wisata dan taman umum dibuka dengan maksimal kunjungan 25 persen dari kapasitas serta syarat penerapan skrining via aplikasi peduli lindungi.

Atraksi seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakat sudah diperbolehkan untuk digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.  Namun demikian, Sekda menegaskan turun level PPKM tak berarti masyarakat Wonosobo boleh mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Saya perlu menekankan meski PPKM turun ke level 2, tapi masih belum lepas dari pandemi Covid-19. Sehingga semua pihak harus mampu menahan diri untuk tidak larut dalam euforia yang justru nantinya bisa memunculkan penyebaran virus lagi,” tegasnya.  (nan/git/lis)

 

Artikel Menarik Lainnya

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya