alexametrics

Pengelola Wisata Sudah Divaksin, Berharap Nepal van Java Bisa Kembali Buka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pengelola Nepal van Java merasa lega setelah dilakukan vaksinasi kepada seluruh pengelola wisata tersebut. Sehingga berwisata bisa nyaman dan aman. Mereka berharap tempat wisata bisa kembali buka setelah tutup selama satu bulan lebih.

“Jumat (6/7/2021) vaksin diberikan ke pelaku wisata di Nepal van Java. Juga pada semua pelaku wisata di Dusun Butuh. Vaksin diberikan oleh Pemkab Magelang melalui Puskesmas Kaliangkrik,” ujar Setiyoko, koordinator, objek wisata Nepal van Java, kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (8/8/2021).

“Pedagang dan tukang ojek di Nepal van Java juga ikut divaksin,” katanya. Ia mengatakan kuota yang diberikan untuk pelaku wisata di Dusun Butuh sekitar 200. Yoko panggilan akrabnya berharap, setelah vaksinasi, nantinya objek wisata Nepal van Java bisa buka. Terutama setelah 9 Agustus, pasca-PPKM berakhir.

Baca juga:  Bobol Apotek, Gondol Rp 68 Juta

Kata dia, pengelola Nepal van Java sangat terdampak dengan adanya penutupan. Mereka menggunakan uang tabung maupun sponsor dari objek wisata tersebut. Karena tidak ada pemasukan dari pengunjung.

“Lahan pertanian sekarang hasilnya berkurang 50 persen, di musim kemarau ini. Sehingga kami menggantungkan ekonomi pada wisata,” ungkap Yoko. Menurutnya, di musim kemarau seperti sekarang ini biasanya banyak pengunjung. Karena view-nya bagus.

Yoko menambahkan selain Nepal van Java, untuk jalur pendakian Gunung Sumbing via Dusun Butuh, Kaliangkrik juga masih ditutup. Pengelola jalur pendakian tersebut juga telah divaksin. (man/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya