alexametrics

Disiplin Tinggi, Kasus Covid di Temanggung Terkendali

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Temanggung berjalan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kasus Covid-19 yang mengalami penurunan. Baik dari jumlah kasus terkonfirmasi positif, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, serta angka kematian Covid-19 yang juga mengalami penurunan.

Berdasarkan infografis yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung kemarin (2/8/2021) kasus konfirmasi saat ini 539. Sedang menjalani isolasi mandiri 419 dan yang dirawat di rumah sakit 120 orang.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengapresiasi seluruh masyarakat Temanggung yang punya andil besar dalam upaya penurunan kasus-kasus tersebut.  Menurutnya, masyarakat Temanggung termasuk yang kuat dalam menghadapi musibah dan Covid-19 ini. Masyarakat terbukti bisa bergotong-royong satu dengan yang lain. Serta saling membantu mengatasi permasalahan baik dari tingkat desa sampai kota.

Baca juga:  Bupati Temanggung: Penyusutan Lahan Hijau Sangat Cepat Sekali

“Sejauh evaluasi yang kita lakukan sejak pertama kali dilaksanakan PPKM dari awal Juli sampai hari ini (kemarin, Red), alhamdulillah PPKM dapat berjalan dengan sangat baik. Tingkat kedisiplinan masyarakat juga sangat baik. Masyarakat terbukti telah dapat mengendalikan dan menahan diri, serta berkorban agar Covid-19 tidak semakin parah,” tuturnya.

Penerapan PPKM darurat ini, kata bupati, telah membuat banyak perubahan di Kabupaten Temanggung. Bupati tetap menekankan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Mengurangi kerumunan dan menghindari mobilitas yang dirasa tidak perlu agar kasusnya tidak menjadi parah lagi.

Khadziq mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah berjuang sekuat tenaga menyukseskan PPKM, baik kepada masyarakat secara umum. Kepada kepala desa yang sudah bekerja keras dalam menyelesaikan permasalahan perihal karantina, isolasi mandiri, penanganan orang sakit dan bantuan sosial. (nan/lis)

Baca juga:  Teladani Semangat RA Kartini

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya