alexametrics

Gelontorkan Rp 10,2 Miliar untuk Rehab Irigasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) irigasi sebesar Rp 10,2 miliar. Anggaran tersebut dilaksanakan di 10 titik lokasi yang berbeda. Yang tersebar di Parakan, Gemawang, Bansar, Ngadirejo, Candiroto, Kedu dan Tembarak.

Kepala DPUPR Temanggung Hendra Sumaryana mengatakan pihaknya melakukan perbaikan infrasturktur jalan yang tersebar di 20 kecamatan. Selain itu, akan terus mendukung ketahanan pangan dan ketersedian dan pemerataan air. Hal itu diwujudkan dengan pembangunan dan rehabilitasi irigasi.

Hendra mengaku, alokasi DAK irigasi di Kabupeten Temanggung paling tinggi se-Karesidenan Kedu yang rata-rata hanya Rp 3 miliar – Rp 5 miliar. “Dari alokasi DAK tersebut, nantinya akan bisa mengairi irigasi sawah 4.508 hektare. Dengan panjang output irigasi sejumlah 14,8 kilometer,” katanya saat meninjau pelaksanaan rehabilitasi irigasi di Desa Wonokerso, Kecamatan Tembarak, Kamis (22/7/2021).

Baca juga:  Korpri Temanggung Bantu Bangkitkan UMKM dengan Bazar

Sepuluh titik lokasi tersebut, kata Hendra, mendapat alokasi dana yang beragam. Mulai dari Rp 700 juta hingga Rp 2 miliar. Nilai Rp 2 miliar tersebut dialokasikan di Desa Mangunsari, Ngadirejo. Pembangunan rehabilitasi saluran irigasi tersebut demi mendukung sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi pekerjaan utama masyarakat Temanggung. “Harapan pemeritah kabupaten dengan pembangunan jaringan irigasi ini bisa meningkatkan produktifitas pertanian. Karena salah satu kegiatan kita segmennya bisa 4.808 hektare,” pungkasnya. (nan/lis)

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya