alexametrics

Banyak Pegawai Belanja, Rodo Lumayan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sudah hampir satu setengah tahun, jualan Mardi begitu sepi. Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa menjajakan dagangannya di depan kompleks Sekda Temanggung tersebut mengaku sangat terdampak pandemi Covid-19.

Ia biasa menjajakan aneka jenis minuman segar. Seperti es kelapa muda, jus, es teler dan es buah. Selama pandemi,  penjualannya merosot sampai 80 persen. Belakangan, kondisi Mardi kian membaik, sejak dikeluarkan intruksi bupati yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 012 Tahun 2021 tentang Gerakan Peduli Belanja bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). “Sekarang banyak bapak ibu pegawai yang jajan. Rodo lumayan. Penjualan saya meningkat sampai 50 persen,” akunya.

Mardi tidak tahu perihal instruksi bupati tersebut. Baginya dengan banyak pembeli pendapatannya bertambah. Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan belanja pada PKL. Intruksi bupati tersebut, kata Bowo, memang diperuntukan bagi ASN, pegawai Pemda dan BUMN. Kendati demikian, ia berharap semua masyarakat bisa turut serta dalam gerakan ini. Dalam kondisi pandemi seperti ini, banyak masyarakat terdampak. Utamanya penjual kaki lima.

Baca juga:  Konsultasi Publik, Jaring Aspirasi Masyarakat

“Bareng-bareng kita peduli, saling membantu teman-teman yang terdampak Covid-19 ini. Mari sama-sama bantu pedagang kaki lima ini,” katanya usai membeli lotek di warung kaki lima Jalan Ahmad Yani. (nan/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya