alexametrics

Cegah Penimbunan, Apotek di Temanggung Disidak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung –Tim gabungan mengadakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah apotek. Tim terdiri dari polres, kodim dan BPBD. Sidak digencarkan lantaran terjadinya peningkatan daya beli masyarakat terhadap beberapa jenis obat. Dikhawatirkan menimbulkan potensi penimbunan oleh oknum. “Siang ini (kemarin, Red) kami mengecek salah satu apotek, pertama terkait ketersediaan obat. Kedua, pemantauan harga yang harus dijual sesuai harga eceran,” kata Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin.

Dari hasil pantauannya, obat yang paling dicari masyarakat saat ini adalah sejenis vitamin. Selain itu, baik dari ketersediaan stok dan harga masih aman dan sesuai ketentuan. “Harapan kita jangan ada penimbunan dan jangan sampai ada yang menjual di atas harga eceran tertinggi. Penimbunan itu jelas pidana dan akan kita proses. Kalau memang perlu dilakukan penutupan ya ditutup. Yang jelas kita akan proses pidana,” tegasnya.

Baca juga:  Lulusan Rehabilitasi dapat Bantuan Rp 2 Juta, Untuk Apa?

Sementara itu, apoteker di Apotek Sehat Abadi Bintari Dina mengungkapkan, ketersediaan obat apoteknya masih mencukupi meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa jenis merk. Menurutnya, obat yang paling banyak dicari masyarakat saat ini adalah vitamin, paracetamol dan obat batuk pilek.

Kendati demikian, apotek tetap melakukan pembatasan pembelian untuk tetap menjaga ketersediaan. “Karena kalau tidak dibatasi nanti masyarakat pada panic buying. Semuanya pengen dibeli. Jadi kita batasi, kalau kebutuhannya banyak 5 strip ya ndak papa. Kalau sedikit ya 2 strip,” jelasnya.

Tak hanya itu, terkait dengan PPKM darurat, tim gabungan tersebut juga akan mendatangi perusahaan-perusahaan untuk melihat mekanisme pembagian kerja yang diterapkan perusahaan. “Kita juga akan imbau mereka untuk membuat sejenis surat keterangan bahwa seseorang benar-benar karyawan perusahaannya. Jadi seandainya dia tinggal di luar wilayah Temanggung, nanti pas masuk Temanggung bisa memperlihatkan kartu yang dibuat itu di pos penyekatan,” terang kapolres. (nan/lis)

Baca juga:  Memasuki Puncak Masa Panen Belum Ada Perubahan Harga Tembakau

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya