alexametrics


Lima Desa di Temanggung Luncurkan Mustika Desa

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Program Mustika Desa kembali digalakkan Pemkab Temanggung. Mustika desa kepanjangan dari masyarakat unggul sejahtera dengan tani pekarangan, konservasi lahan dan desa bebas sampah.

Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Temanggung Ripto Susilo, saat ini sudah ada lima kecamatan yang meluncurkan program unggulan tersebut. Yakni Kecamatan Jumo, Selopampang, Tembarak, Bulu, dan Bansari.

“Diharapkan, program tani pekarangan dapat menambah penghasilan masyarakat dan mengurangi belanja. Sedangkan konservasi lahan yang memanfaatkan tanaman buah, nantinya juga bisa mendukung ekonomi masyarakat di masa mendatang,” katanya, Rabu (16/6/2021).

Sementara desa bebas sampah, dengan pemilahan, sampah bisa menjadi salah satu sumber ekonomi. Baik organik yang digunakan untuk pupuk maupun anorganik yang bisa didaur ulang menjadi sumber ekonomi.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengajak masyarakat menyisihkan sebagian kecil bantuan yang diperoleh untuk diwujudkan dalam kegiatan ekonomi menambah penghasilan dalam program Mustika Desa.

Selain itu, ia juga mengimbau agar menggunakan bantuan dari pemerintah dengan lebih bijak. “Kalau bantuan pemerintah hanya dikonsumsi akan langsung habis. Maka, bisa disisihkan sebagian. Salah satunya untuk penanaman jahe merah. Ini hanya salah satu cara. Mungkin nanti ada cara-cara yang lain untuk kita cari bersama,” kata bupati dalam di sela menghadiri launching penanaman jahe merah di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung, Selasa (15/6/2021).

Tahun depan, bupati merencanakan melatih para pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH dengan keterampilan tertentu. Seperti menjahit, memasak dan laundry yang bisa menjadikan sebagai lapangan pekerjaan. “Selain pelatihan juga ada bantuan kepada yang dilatih, meskipun dilakukan secara bertahap,” pungkasnya. (nan/lis)

 

Terbaru

Populer

Lainnya