alexametrics


Meski Gagal Berangkat, Tak Ada Penarikan Dana

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sebanyak 642 calon jamaah haji dari Kabupaten Temanggung gagal melaksanakan haji tahun ini. Kendati demikian, sejak diumumkannya pembatalan pemberangkatan haji tersebut, tidak ada jamaah yang menarik dana pelunasan ibadah haji.

“Sampai hari ini (kemarin, red) belum ada yang menarik dana pelunasan ibadah haji, bahkan untuk pembatalan tahun 2020 hanya ada satu orang yang menarik pelunasannya,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung Eko Widodo Rabu (9/6/2021)

Satu orang yang menarik dana pelunasan ibadah haji 2020 tersebut dikarenakan belum jadi berangkat, maka uangnya digunakan untuk usaha dulu. “Uang yang diambil itu adalah dana pelunasannya sekitar Rp10 juta, bukan dana total Rp35 juta sekian itu. Kalau diambil seluruhnya sekitar Rp35 juta, dia tidak punya hak untuk berangkat lagi,” katanya.

Eko menjelaskan, pengambilan atau penarikan dana pelunasan ibadah haji tidak membatalkan kursi yang bersangkutan untuk berangkat tahun mendatang. Dikatakan, persyaratan pengambilan dana pelunasan ibadah haji, yakni KTP, kartu keluarga, bukti setoran pelunasan, dan permohonan pengambilan.

Ia menyebutkan jumlah jemaah Kabupaten Temanggung yang berhak melunasi ada 662 orang, kemudian yang sudah melunasi dan berkasnya sudah lengkap ada 642 orang. Mereka yang semula direncanakan berangkat ibadah haji tahun ini sudah mendaftar antara November 2011 hingga Maret 2012. Ia menegaskan dana haji sampai dengan saat ini aman karena tidak kemana-mana dan dana haji dikelola oleh (BPKH) yang disimpan di Bank Syariah. (nan/ton)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer