alexametrics


Pileg 2024 Ladang Raup Suara

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menargetkan menang pada pemilihan legislatif pada pemilu 2024. Dengan meraih kursi terbanyak dan menempatkan wakilnya di jajaran eksekutif. Hal itu diungkapkan Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH. Yusuf Chudlori dalam Muskercab 1 DPC PKB Temanggung, Selasa (1/6/2021).

“Pemilu legislatif kemungkinan bersamaan dengan pilpres di bulan Februari 2024. Setelah itu di bulan November akan dilaksankan juga pilkada serentak,” katanya.

Untuk itu, pihaknya menargetkan pilihan legislatif  menjadi ladang menarik jumlah suara. Karena menurutnya, kemenangan pada pemilu legislatif akan mendongkrak suara pada pilpres dan pilkada.

Yusuf menyebutkan, berdasarkan hasil survei internal PKB terdapat  dua kategori pemilih. Yakni pemilih rasional dan pemilih tradisional. Untuk pemilih rasional yang memilih partai karena sifatnya keperpihakan sebanyak 49 persen, sedangkan pemilih tradisional sebanyak 3,4 persen.

“Saya berharap kita maju bersama dan bekerja keras untuk bisa mengambil hati dan simpati rakyat agar menyumbang suaranya. Untuk itu PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat. Karena ada dua hal sederhana yakni mengambil kaidah fiqih dengan menjaga pemilih tradisional, kemudian menjaring pemilih rasional,” tegasnya.

Sementara untuk survei secara nasional PKB berada di tiga besar, setelah PDIP dan Gerindra.  “Urutan ke empat dan kelima adalah Golkar dan Demokrat,” pungkasnya.

Ketua DPC PKB Temanggung Muh. Amin mengatakan PKB merupakan partai yang terbuka, modern dan dekat dengan rakyat. Dalam kepengurusan saat ini pihaknya akan memaksimalkan pengkaderan yang terorganisasi dengan baik sampai di tingkat ranting. “Kami akan terus meraih simpati dan kepercayaan warga Nahdiyin sebagai saluran aspirasi politik,” katanya.

PKB Temanggung menargetkan bisa mengembalikan kejayaan seperti Pemilu 2009. Saat itu PKB menempatkan tujuh wakil di DPRD Temanggung. Nantinya para calon anggota legislatif akan memaksimalkan potensi di setiap daerah pemilihan (dapil). “Jika saat ini sudah meraih satu kursi di setiap dapil, nanti harus meningkat menjadi dua,” pungkasnya. (cr2/lis)

Terbaru

Populer

Lainnya