alexametrics


Sudah Setahun Lebih Tak Ada Pentas Seni

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Sudah satu tahun lebih gelaran pentas kesenian di Kabupaten Temanggung ditiadakan. Menyusul larangan berkerumun untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Meski saat ini sedang tren pentas seni virtual, namun kesan yang ditimbulkan tidak seperti ketika digelar langsung. Hal tersebut disampaikan Supriwanto, perajin jaran kepang warga Kampung Kembang, Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo.

“Biasanya Pemerintah Kabupaten Temanggung sangat mendukung para pelaku kesenian. Dengan sering mengadakan festival dan bantuan untuk kelompok-kelompok seni. Cuma sudah lebih dari setahun tidak ada festival dan pementasan. Sebagian teman saya alih profesi,” akunya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Supriwanto mengatakan sepinya pentas kesenian sangat berdampak dengan usaha yang digelutinya. Penjualan sepi. Bahkan pemasan sering dibatalkan.

Di awal pandemi, ia masih optimistis dengan berpikir pandemi tidak berlangsung lama. Kini sudah satu tahun berlalu, ia terpaksa mencari penghidupan yang lain dengan menjual ketoprak atau bertani tembakau. Meski begitu, ia tetap bertahan menjadi perajin jaran kepang lantaran warisan leluhurnya.

“Omzet saat korona tidak ada sama sekali. Kalaupun ada cuma sedikit. Padahal sebelum korona satu bulan bisa mencapai Rp 12 juta,” katanya.

Supriwanto berharap pemerintah daerah segera memberi izin agar pentas kesenian bisa dilaksanakan. Mengingat banyak warga Temanggung yang rindu pentas kesenian dan juga bisa mengdongkrak kembali perekonomian bagi pelaku seni lainnya.

“Saya harap izin untuk melakukan pergelaran itu bisa diberikan. Dampaknya bukan cuma bagi saya saja sebagai perajin jaran kepang. Tapi warga Temanggung sudah rindu dengan pertunjukan semacam ini,” katanya.

Ia menceritakan saat-saat sebelum korona hampir setiap Sabtu malam ada pentas seni di Temanggung. “Kalau ada pentas kesenian, kayak nonton konser. Ada stage khusus untuk para penari, penabuh atau pengrawit, penonton diberi tempat sendiri,” pungkasnya. (cr2/lis)

 

Terbaru

Populer

Lainnya