alexametrics

HIPMI Temanggung dan Gusdurian Beri Semangat Pemulung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Para pemulung di TPA Sanggrahan, Kranggan mengaku selama pandemi Covid-19 pendapatan menurun. Ahmad, 55, salah seorang pemulung menceritakan, selama pandemi Covid-19 harga jual barang temuan cenderung menurun. Selain itu, pembelian rendah. Sampah yang sering masuk adalah jenis sampah organik dan rumah tangga yang tidak memiliki nilai jual.

“Tetapi kami tetap bersyukur dapat terus berusaha untuk mendapatkan rejeki semampu kami. Kami tidak menyerah. Rata-rata sehari mendapatkan Rp 15 hingga Rp 40 ribu,” ujarnya ketika dikunjungi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan GUSDURian Temanggung Minggu (9/5/2021) petang.

Ketua BPC HIPMI Temanggung Abas Zahrotin mengatakan pihaknya menyambangi pemulung di TPA Sanggrahan ini untuk memberi motivasi. Dengan disemangati,  diharapkan dapat lebih optimal dalam bekerja dan meningkatkan pendapatan mereka. “Juga ada sedikit tanda sayang kami untuk mereka yang kami himpun dari anggota,” kata pria yang akademisi STAI Tanbihul Ghofilin Banjarnegara ini.

Baca juga:  12 Atlet yang Akan Berlaga di PON Papua Dapat Bantuan

Kepala UPT TPA Sanggrahan, Yeni Sulistyowati menambahkan, kunjungan tersebut membuat pemulung bahagia. Karena merasa ada orang yang peduli padanya. (lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya