alexametrics

Jumlah Penumpang Merosot Tajam, Hanya Andalkan Jasa Paket dan Logistik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kebijakan pemerintah melarang mudik Lebaran dikeluhkan agen tiket bus. Terutama agen bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Namun para pelaku usaha ini hanya pasrah dan berharap Covid segera berakhir sehingga ekonomi pulih kembali.

Eko, salah seorang agen penjualan tiket bus AKAP mengaku jumlah penumpang merosot tajam beberapa minggu terakhir. Sehingga berdampak pada penghasilannya yang menurun 75 persen.

Meski kecewa, ia mengaku pasrah dengan keputusan pemerintah. Bila ini keputusan tepat yang harus diambil untuk memutus penyebaran Covid-19. Diharapkan nantinya akan menaikkan kembali gairah ekonomi secara bertahap.

“Agak keberatan sebenarnya, tapi kalau memang efektif bisa menurunkan angka penyebaran ya nggak apa-apa. Soalnya kalau ekonomi turun, mungkin bisa kembali lagi naik,” harapnya ketika ditemui di Terminal Madureso kemarin (18/4/2021).

Baca juga:  Jalan Jumprit – Sibajag Sudah Mulus

Kendati pendapatan menurun, baginya kondisi saat ini sedikit lebih baik daripada tahun lalu. Kala itu seluruh agen penjualan tiket tutup selama dua bulan. “Sebelumnya malah lebih parah, tahun kemarin pada tutup semua. Sekarang sudah mending karena masih ada beberapa penumpang,” tambahnya.

Untuk menutupi defisit pendapatan penumpang, Eko mengandalkan jasa kirim paket dan logistik.

Kekecewaan juga dirasakan Dwi dan Diah, agen penjual tiket lain. Keduanya mengaku belum mendapat penumpang selama bulan Ramadan yang sudah memasuki pekan kedua ini. “Pokoknya yang terbaik saja supaya kasus Covid ini cepat selesai. Meskipun kecewa juga. Karena biasanya bisnis seperti ini setahun sekali ramai, pas momen kayak gini,” tukas Dwi. (cr2/lis)

Baca juga:  Talut Longsor Timbun Ruang Kelas SMPN 2 Bejen

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya