alexametrics

Gara-Gara Galian C, JUT Terancam Longsor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Polemik dugaan perusakan lingkungan akibat galian C masih berlanjut. Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto berharap masalah di Desa Kwadungan Gunung dan Kwadungan Jurang, Kecamatan Kledung ini bisa segera diselesaikan.

“Pro dan kontra (galian C) harapannya bisa diselesaikan dengan baik-baik, secara kekeluargaan harapannya,” ucap Yunianto Minggu (31/1/2021).

Namun jika kasus tersebut sudah dianggap masuk wilayah hukum, ia mengaku tidak ingin ikut campur. “Namun kalau itu sudah masuk wilayah hukum maka kita serahkan polres dan kejaksaan,” terangnya.

Diakuinya beberapa waktu yang lalu, pihaknya mendapatkan aduan dari masyarakat soal perusakan lingkungan itu. Sejumlah masyarakat juga telah melakukan audiensi untuk menyampaikan keresahan atas perusakan lingkungan. “Namun sampai saat ini masih menunggu komisi B dan pimpinan karena ada kegiatan luar kota,” bebernya.

Baca juga:  Seribu Seniman Siapkan Pawai Seni Merdeka

Namun demikian pihaknya akan segera merespon permohonan dari pemilik lahan penambangan pasir itu. “Kebetulan banyak kegiatan. Nanti jika sudah pulang maka segera kita rapatkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengaku telah menindaklanjuti aduan masyarakat tentang galian C itu. Proses penyelidikan pun tengah dilakukan setelah Polres Temanggung mendapatkan aduan dari sejumlah masyarakat dan ormas Ansor Temanggung. Sejumlah pihak juga telah diperiksa oleh penyidik untuk mengetahui detail pokok permasalahannya.

Wakil Ketua DPRD Temanggung M Amin sebelumnya juga menyatakan, aktivitas penambangan pasir di lokasi tersebut adalah ilegal, karena memang tidak ada satupun peraturan yang membenarkan adanya aktivitas penambangan. Apalagi di wilayah Kecamatan Kledung yang notabenya adalah wilayah resapan. “Harus bersama-sama, tidak hanya Pemkab saja, melainkan unsur pimpinan lainnya juga harus ikut dalam penutupan aktivitas galian C ini,” tegasnya.

Baca juga:  121 Keluarga Dapat Bantuan Pemasangan Listrik Gratis

Ketua Pemuda Desa Kwadungan Gunung Trining menyampaikan, masyarakat sangat resah dengan munculnya kembali aktivitas galian C yang sudah ditutup sejak 10 tahun lalu. “Kami sudah merasakan dampak langsungnya, Jalan Usaha Tani (JUT) sudah terancam longsor. Padahal JUT ini menjadi satu-satunya akses menuju lahan pertanian, kalau jalan ini sampai longsor bagaimana nasib para petani,” akunya. (tbh/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya