alexametrics

Gali Sejarah Parakan Kota Pusaka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Untuk menggali sejarah Kabupaten Temanggung, Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar seminar nasional “Parakan Kota Pusaka”. Kegiatan tersebut merupakan bagian rangkaian HUT ke-186 Kabupaten Temanggung.

Seminar dihelat secara virtual dan live streaming melalui Youtube dan Temanggung TV lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Seminar nasional dalam rangka HUT Temanggung ke-186 ini dalam rangka Parakan sebagai Kota Pusaka. Namun karena masih masa pandemi Covid-19 kita lakukan webinar, dengan mengundang para pakar dan narasumber,” ungkap Bupati Temanggung HM Al Khadziq.

Hal ini untuk menggali fakta-fakta sejarah peranan Kota Parakan dalam berdirinya Kabupaten Temanggung. Selain itu juga untuk mengungkap peranan Kota Parakan dalam sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan.

Baca juga:  UMK Temanggung Rp 1,887 Juta, Paling Sedikit di Wilayah Kedu

Fakta-fakta membuktikan Parakan menjadi titik lintas peradaban antara tiga daerah atau tiga kawasan penting di Jawa Tengah. Yakni Karesidenan Pekalongan, Karesidenan Banyumas, dan kawasan Karesidenan Kedu. Titik temu ketiga daerah penting itu adalah di Parakan.

Dalam seminar kali ini dihadirkan narasumber Sutrisno Murtiyoso (Ketua Lembaga Sejarah Arsitektur Indonesia) yang juga dosen Universitas Tarumanegara Jakarta. Lalu Musadad (peneliti sejarah arkeologi prakolonial) yang juga dosen Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Dalam momen itu menghadirkan mantan Bupati Temanggung KH Hasyim Afandi. (tbh/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya