alexametrics

Sungai Elo Kembali Tercemar, Banyak Ikan Mati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Aliran sungai Elo di Kecamatan Pringsurat diduga tercemar lagi. Sejumlah ikan di sungai tersebut ditemukan mati mengambang. Pemkab Temanggung akan menyelidiki dan penindak perusahaan tekstil yang diduga menjadi biang pencemaran.

“Kalau ini ulah dari pabrik tersebut maka jelas pabrik ini sudah melanggar aturun, maka saya akan minta kepada DLH untuk mencari cara bagaimana memberikan sanksi pada pabrik ini. Kalau perlu pabrik ini ditutup sementara,” ungkap Bupati Temanggung HM Al Khadziq.

Namun demikian pihaknya masih menyelidiki penyebab pencemaran lingkungan yang mengakibatkan kematian ikan di sungai Elo apakah dari polutan pabrik atau ada penyebab lainnya. “Saya mendapat laporan bahwa ada pencemaran sungai sehingga banyak ikan pada mati di sungai Elo Pringsurat di sekitar pabrik tekstil,” bebernya.

Baca juga:  Lelang Jabatan, 34 ASN Berebut 9 Jabatan

Sebelumnya pabrik tekstil tersebut juga pernah diperingatkan karena membuang limbah sembarangan di sungai sehingga mengakibatkan baku mutu air di sungai Elo melebihi ambang batas yang diizinkan. “Oleh karena itu kami memberikan peringatan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan pabrik itu kami berikan waktu 180 hari untuk memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Tapi sekarang, belum ada 180 hari sudah ada laporan dari masyarakat bahwa di sungai sekitar pabrik, ikan-ikan pada mati,” terangnya.

Saat ini DLH juga telah mengambil sampel dari ikan-ikan yang mati untuk diteliti di laboratorium. “Kalau memang air limbah pabrik tersebut tidak terbukti sebagai penyebab kematian ikan di Sungai Elo, saya minta supaya tetap dicari penyebabnya,” tegasnya

Baca juga:  Pura-Pura Jadi Pembeli, Gasak Uang Rp 3 Juta

Uji sampel ikan yang mati di Sungai Elo dilakukan di Laboratorium Provinsi Jawa Tengah di Semarang dan hasilnya akan keluar sekitar 16 hari mendatang. (tbh/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya