alexametrics

Tim Terpadu Antisipasi Peredaran Narkoba

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung M Amin mendorong Pemkab Temanggung membentuk tim terpadu antisipasi peredaran narkoba. Pasalnya pelajar di Kabupaten Temanggung banyak terdeteksi melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Pemerintah harus segera membentuk tim terpadu. Melibatkan lintas sektoral mulai dari BNNK, kepolisian, dan dinas terkait untuk menangani kasus ini,” ungkapnya usai mengisi acara sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di kantor Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan.

Menurutnya peredaran narkoba di Temanggung sudah menyentuh para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. “Tim terpadu ini nantinya diharapkan mampu melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba. “Sosialisasi ke sekolah-sekolah ini lebih mudah. Tidak perlu mengumpulkan massa sudah jelas ada. Di sisi lain temuan di lapangan kasus terbanyak adalah di sekolah,” ucapnya.

Baca juga:  Gelar Pameran untuk Wadahi Penggemar Tanaman

Dia juga menyoroti soal rentannya para aparatur sipil negara ikut terpapar obat-obat berbahaya itu. ” Maka pengawasan ketat harus dilakukan. Deteksi dini, tes urine harus digencarkan ke sejumlah ASN,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo menyatakan kemungkinan terjerumusnya ASN atau perangkat desa dalam penyalahgunaan narkoba sangat besar.

“Mungkin karena tingkat stres yang tinggi menarik mereka untuk mencoba-coba itu tentu bisa. Hal ini terbukti sudah ada dari unsur polisi, ASN dan perangkat desa yang diproses hukum karena narkoba,” bebernya.

Pihaknya mengaku akan segera melakukan deteksi dini munculnya penyalahgunaan narkoba pada ASN. “Kita akan lakukan tes urine ke sejumlah ASN. Walau bagaimanapun ini memang harus dilakukan,” tegasnya.

Baca juga:  Bangunan Liar di Sekitar Terminal Madureso Dibongkar

Pihaknya juga berpesan agar para ASN dan sejumlah perangkat desa untuk tidak coba-coba melakukan kesalahan dengan penyalahgunaan narkoba. “Akibatnya akan fatal. Selain akan kehilangan pekerjaan mereka juga akan berhadapan dengan hukum. Bahkan juga akan kehilangan kepercayaan dari keluarga ataupun masyarakat,” pesannya. (tbh/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya