Terapkan Sanksi Sosial Pelanggar Prokes

219
Para pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi dari petugas gabungan dalam razia yang diadakan di jalan Kranggan-Kaloran kemarin (15/9/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung sudah mulai menerapkan sanksi sosial kepada masyarakat yang melanggar protokol Covid-19. Penerapan ini dilakukan setelah diadakan sosialisasi peraturan Bupati Nomor 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami dari Satpol PP, TNI, dan Polri hari ini (15/9/2020) mulai melaksanakan kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes), dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Temanggung M. Akbar usai melakukan operasi masker di Jalan Kranggan-Kaloran, tepatnya di depan Balai Desa Kranggan kemarin (15/9/2020).

Disampaikan, penerapan sanksi ini dilakukan setelah dilakukan sosialisasi di sejumlah keramaian tentang disiplin menggunakan masker untuk pencegahan penularan Covid-19. “Sanksi sosial yang diterapkan dalam operasi ini, antara lain menyapu di jalan, menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya, melafalkan Pancasila, dan push up,” tuturnya.

Dalam operasi masker kali ini warga yang tidak mengenakan masker didata oleh petugas kemudian diberi pemahaman tentang fungsi penggunaan masker. Selanjutnya petugas menawarkan beberapa sanksi sosial yang ingin dijalani oleh warga yang tidak mengenakan masker tersebut.

Setelah menjalani sanksi, mereka diminta membeli masker dan langsung memakainya serta diminta mengucapkan janji untuk taat mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Bagi masyarakat yang tidak membawa uang, petugas memberikan masker secara gratis.  Ia berharap melalu sanksi sosial ini masyarakat bisa lebih tertib untuk selalu menjaga protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. (tbh/lis/bas)