alexametrics

Dua Jabatan Strategis Kembali Kosong

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kekosongan jabatan eselon dua akan kembali terjadi pada dua organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Temanggung. Dua jabatan strategis tersebut ditinggalkan oleh pejabatnya lantaran purnatugas. Yakni  Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Temanggung Teguh Suryanto menyampaikan Supadiyono yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Perhubungan dan Agus Prasodjo yang menjabat kepala DLH pensiun per 1 September 2020. “Untuk plt nya masih belum ada, mungkin besok (hari ini, Red) sudah ada setelah ditunjuk oleh pak bupati,” ujarnya.

Untuk mengisi kekosongan tersebut secepatnya akan dilakukan pengisian. Pasalnya beberapa waktu yang lalu dua jabatan itu juga telah ikut dilelang dan sudah mendapatkan rekomendasi dari KASN.

Baca juga:  Genjot Kompetensi Gandeng Pelaku Usaha

“Rekomendasi sudah ada, pak bupati tinggal menentukan saja siapa yang akan diamanahi jabatan itu,” ujarnya. Dia menargetkan agar bulan ini jabatan itu sudah terisi dan bisa dilakukan pelantikan. “Mudah-mudahan bulan ini sudah bisa dilantik,” harapnya.

Adapun peserta lelang yang masuk tiga besar jabatan kepala DLH yakni Entargo Yutri Wardono yang saat ini menjabat Kabid Peternakan Disnakan, Esti Dwi Utami Kabid Kesehatan Hewan Disnakan dan Herman Santoso Camat Jumo. Sedangkan peserta lelang kepala Dinas Perhubungan yakni Cahyono Eko Sambodo yang saat ini menjabat kabid Angkutan dan Terminal Dishub, Mamang Mardiyaka kabid Lalu Lintas dan Parkir Dishub dan Supriyanto kepala Kesbangpol Kabupaten Temanggung.

Baca juga:  Tim Reaksi Cepat Prokes Hajatan Siap Pelototi Pelanggar Prokes

Sementara itu Bupati Temanggung HM Al Khadziq sebelumnya juga mengatakan telah menerima rekomendasi dari KASN tentang hasil seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemkab Temanggung. “KASN sudah melakukan evaluasi terhadap proses seleksi terbuka JPT Pratama. KASN juga telah memberikan persetujuan terhadap hasil seleksi tersebut dan mempersilakan bupati untuk melantik salah satu dari tiga nama-nama yang lolos seleksi,” ucapnya.

Namun demikian proses pelantikan akan dilakukan secara bertahap. Menunggu para pejabat yang jabatannya dilelang itu pensiun. “Ketika ada yang sudah pensiun maka segera kita isi,” tegasnya. (tbh/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya