alexametrics

Pentas Kesenian Umum Masih Dilarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Bupati Temanggung HM Al Khadziq menegaskan kegiatan pertunjukan kesenian dan kebudayaan di Temanggung masih dilarang secara umum. Jika hal tersebut masih dilanggar maka dapat diproses secara hukum. “Pertunjukan kesenian dan kebudayaan untuk masyarakat umum masih dilarang,” ungkapnya.

Namun demi kegiatan ekonomi, tetap bisa berjalan dan masyarakat mendapatkan pemasukan, maka berbagai kegiatan sudah diperbolehkan tapi harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Penyelengara kegiatan diminta untuk membuat penyataan tertulis di atas materai Rp 6000. Mereka diperbolehkan melaksanakan kegiatannya dan sanggup menjalankan protokol Covid. Jika tidak mematuhi protokol tersebut, maka dalam pernyataan tersebut  penyelenggara bisa dituntut secara hukum,” paparnya Khadziq.

Dia juga menyebut kegiatan pengajian dan pernikahan juga sudah diperbolehkan dengan berbagai panduan sesuai protokol Covid-19.  Dalam acara pernikahan, hiburan organ tunggal, band atau hiburan lainnya diperbolehkan. “Kalau di acara nikahan atau kawinan hiburan kan tidak untuk masyarakat umum. Hanya untuk undangan saja jadi masih diperbolehkan, yang tidak boleh itu pertunjukan kesenian dan budaya untuk masyarakat umum,” tuturnya.

Baca juga:  Lansia Terima Rp 165 Juta

Dengan adanya konser musik di objek wisata Wapit Kecamatan Ngadirejo yang menggegerkan publik beberapa waktu lalu, Khadziq minta masyarakat Temanggung untuk tetap prihatin menghadapi pandemi Covid-19 ini. “Kegiatan ekonomi silakan berjalan, namun harus bisa menjaga diri agar tidak membahayakan penyebaran virus korona,” pintanya.  (tbh/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya