alexametrics

Ada Rintangan, Rompi Beri Peringatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Penyandang tunanetra bisa punya rompi khusus. Rompi memiliki sensor sebagai pemberi peringatan terhadap rintangan.

Rompi khusus ini buatan Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi Temanggung. Sebuah tongkat menjadi pelengkap untuk penuntun.

“Jadi kalau tongkat menyentuh genangan air maka sensor akan berbunyi dan penyandang disabilitas netra bisa menghindarinya,” terang Kepala Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi Purwadi.

Inovasi rompi tersebut berawal dari keresahan penerima manfaat. Mereka sering mengalami benturan atau terpeleset sehingga mengakibatkan cedera. Dengan kasus-kasus tersebut kemudian ada pemikiran dari para pembimbing untuk menciptakan alat bantu. “Kemudian kita ingat ada sensor yang ada di mobil, saat akan parkir bisa menentukan jarak dan juga ingat sensor air yang bisa mendeteksi keberadaan air,” bebernya.

Baca juga:  Guru Pekalongan Diajari Membuat Konten Pembelajaran Daring

Mendapatkan ide tersebut, tim inovasi memodifikasi alat sensor di dalam rompi. Setelah jadi, rompi berhasil diujicobakan dan dianggap memiliki manfaat besar. “Akhirnya kita desain dengan prototipe rompi sederhana dan kita jadikan rompi yang menjadi identitas disabilitas sensorik netra,” tuturnya.

Rompi diberi nama Penganthi, akronim dari penuntun dengan teknologi. Setiap rompi membutuhan biaya pembuatan sebesar Rp 400 ribu. “Jadi masih bisa terjangkau biayanya,” tegasnya.

Sumarno, 32, salah seorang penyandang disabilitas mengaku lebih percaya diri saat menggunakan rompi dan tongkat sensorik itu. “Sebelum memakai rompi saya kesusahan untuk mobilitas di jalan umum dan di trotoar karena banyak sekali rintangan sebab belum ramah disabilitas,” ucap pria asal Cilacap itu. (tbh/ton/bas)

Baca juga:  Puntung Rokok Hanguskan Hutan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya