alexametrics

Hasil Tanam Jeblok, Harga Cabai Naik

Artikel Lain

RADARSEMARANG. ID, TEMANGGUNG,-  Radar Semarang-Sejak dua pekan terakhir, harga cabai rawit di tingkat petani Kabupaten Temanggung mengalami kenaikan. Semula harganya hanya Rp 40 ribu naik menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Penurunan produktivitas tanaman cabai milik petani ini diduga akibat pengaruh curah hujan.(TABAH RIYADI/ JAWA POS RADAR KEDU)
Salah satu petani cabai Desa Giling Sari Kecamatan Temanggung Sutimah mengungkapkan, kenaikan harga cabai tersebut terjadi sejak dua minggu terakhir. “Kebaikannya dari Rp 40 ribu, kemudian naik-naik terus, hingga sekarang menjadi Rp 55 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Meski demikian, menurutnya kenaikan tersebut tidak terlalu banyak menguntungkan baginya. Pasalnya, jumlah produktivitas tanaman cabai miliknya memang kurang bagus karena pengaruh cuaca yang tidak mendukung. “Cuaca hujan inilah yang menyebabkan hasilnya tidak banyak, sebab banyak yang busuk,” bebernya.
Hal senada disampaikan oleh Imam. Semenjak beberapa minggu terakhir, jumlah buah yang dihasilkan oleh tanaman cabai mengalami penurunan. “Hal itu karena curah hujan tinggi. Belum lagi banyak penyakit yang menyerang tanaman, mulai dari patek, penyakit daun dan lainnya,” tuturnya.
Kenaikan harga cabai terjadi di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung semenjak sepekan terakhir ini. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis cabai sret atau cabai setan hingga Rp 25 ribu per kilogram. “Cabai sret naiknya cukup tinggi, dari Rp 40 ribu kini dijual dengan harga Rp 65 per kilogram,” terang Nur Hidayah salah satu pedagang sayuran di Pasar Kliwon.
Selain cabai sret, jenis cabai lainnya yang mengalami kenaikan harga yakni cabai keriting merah dari Rp 45 menjadi Rp 60 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 30 ibu menjadi Rp 40 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah dari Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. “Kalau tidak salah, antara lima hari hingga satu pekan ini, harga cabai mengalami kenaikan yang cukup banyak,” bebernya.
Menurut Nur, sehari biasanya mendapat pasokan antara 30 hingga 50 kilogram cabai setiap jenisnya, namun saat ini paling banyak hanya di kisaran 25 kilogram per jenis cabai. Itupun pasokan dari pedagang yang berasal dari luar Kabupaten Temanggung. “Biasanya dari Wonosobo, Bandungan Kabupaten Semarang dan beberapa daerah lain. Kalau dari Temanggung hanya sedikit sekali,” tuturnya. (tbh/ida)

Baca juga:  Kemdikbud Lakukan Zonasi di Situs Liyangan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya