Tembok Balai Desa Tersapu Longsor

513
RUNTUH : Tembok Balaidesa Bendungan yang runtuh terbawa longsor. (Dok BPBD Kabupaten Temanggung)
RUNTUH : Tembok Balaidesa Bendungan yang runtuh terbawa longsor. (Dok BPBD Kabupaten Temanggung)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Temanggung pada Rabu (9/1), mengakibatkan sejumlah titik di Kabupaten Temanggung mengalami longsor. Salah satu daerah yang terdampak yakni Desa Bendungan Kecamatan Tetep.

“Curah hujan hari rabu kemarin memang tinggi, akibatnya memang terjadi longsor di mana-mana. Salah satunya Balai Desa Bendungan yang ikut runtuh terbawa longsor,” ungkap Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

Menurutnya volume longsoran yang menimpa Balai Desa Bendungan tersebut dari tebing setinggi 4 meter dengan panjang 9 meter. “Untuk kerugiannya sendiri mencapai Rp 36 juta,” tuturnya.

Longsor juga terjadi di Desa Muncar Kecamatan Gemawang. Akibatnya akses jalan perekonomian masyarakat yang menghubungkan Desa Muncar dengan Desa Sukodadi Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal mengalami longsor. “Longsor sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter, lokasi di tanah Nongko Renteng. Jalan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor roda dua saja tapi itupun sangat berbahaya sekali saat lewat,” bebernya.

Bencana yang sama juga sempat menutup jalan Dusun Bleder menuju Dusun Sumenggo Desa Margolelo Kecamatan Kandangan. Pasalnya material longsor berupa tanah dan rumpun bambu menimpa kabel listrik dan menutup akses jalan menuju Dusun Sumenggo Desa Margolelo. “Volume longsor sendiri dengan tinggi 15 meter dan lebar 12 meter. Sedangkan untuk material juga sudah dibersihkan sehingga sudah bisa dilalui,” ucapnya. (tbh)