Tronton Tabrak Enam Kendaraan

750
EVAKUASI : Warga saat melakukan evakuasi korban terluka dalam kecelakaan di turunan Rujak Asem untuk dilarikan ke rumah sakit agar mendapat perawatan. (IST)
EVAKUASI : Warga saat melakukan evakuasi korban terluka dalam kecelakaan di turunan Rujak Asem untuk dilarikan ke rumah sakit agar mendapat perawatan. (IST)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG – Ahmad Yulianto, 52 warga Desa Kelapasawit Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen harus meregang nyawa di jalan raya Candiroto – Bejen tepatnya di turunan tajam Rujak Asem Desa Bejen Kecamatan Bejen, Minggu (15/12) siang. Truk tronton yang dikemudikannya terlibat tabrakan karambol dengan tiga mobil dan tiga sepeda motor.

Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali menjelaskan, kecelakaan sekitar pukul 13.30 WIB tersebut bermula dari truk tronton dengan nomor polisi E 9844 B bermuatan triplek yang dikemudikan Ahmad Yulianto melaju dari arah Candiroto menuju Bejen

Sesampainya di turunan tajam Rujak Asem, tronton tersebut berusaha mendahului sebuah mobil di depannya. Namun dari arah berlawanan tiba-tiba ada beberapa mobil dan sepeda motor yang berjalan menuju arah Candiroto secara beriringan. “Karena sudah sangat mepet dan tronton ini sudah mengambil arah terlalu ke kanan maka terjadilah kecelakaan beruntun tersebut,” kelasnya.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut adalah truk Isuzu nopol AA 1850 FF yang dikemudikan Komarudi, Mitsubishi L300 nopol B 2062 XE yang dikemudikan Heri Setiyawan dan Toyota Kijang nopol K 9308FD dengan sopir Sutrisno. Selanjutnya ada sepeda motor Honda Vario nopol G 5413 ACB yang dikendarai Afrozi, Honda Beat nopol AA 4050 Y yang dikendarai Pasirah dan Yamaha Jupiter yang dikemudikan Ratih Desta. “Untuk korban meninggal dunia hanya ada 1 orang yakni sopir tronton, sedangkan kerugian materiil mencapai Rp 20 juta,” beber Ali.

Enam korban luka yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dilarikan ke RSK Ngesti Waluyo Parakan dan RSUD Temanggung. Mereka ada yang mengalami patah tulang dan luka bagian kepala.

Warga setempat Wahyu Gombak menuturkan, kondisi jalan raya Candiroto-Bejen tepatnya di turunan tajam Rujak Asem ini memang rawan kecelakaan. Pasalnya kondisi jalan menurun dengan jarak cukup jauh. “Apalagi ini kan hari Minggu jadi kondisi jalan raya cukup ramai, kemungkinan sopir dari truk tronton ini belum pernah melintas di jalan itu jadi belum tahu kondisi jalannya,” ujarnya. (tbh/ton)