Error Data, Temanggung Cuma Kebagian 37 Calon ASN

211
SYARAT LAMAR CPNS : Sejumlah pemohon SKCK sedang menunggu pelayanan di Mapolrestabes Semarang. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SYARAT LAMAR CPNS : Sejumlah pemohon SKCK sedang menunggu pelayanan di Mapolrestabes Semarang. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG- Kabupaten Temanggung tahun ini hanya mendapatkan alokasi kuota 37 formasi calon aparatur sipil negeri (CASN). Padahal Pemkab sudah mengajukan 426 formasi CASN dan telah menganggarkan gajinya dalam APBD 2020.

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengaku minimnya alokasi CASN di Temanggung lantaran adanya kesalahan dalam memasukkan data ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Saat kami klarifikasi ke Kemenpan RB, mereka menyatakan telah terjadi error data. Dengan kejadian tersebut kementerian berjanji akan menggantinya dua kali lipat kuota CASN tahun berikutnya,” tutur Khadziq.

Kabid Administrasi Negara Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Temanggung Tulus Mardiyono mengungkapkan, pengajuan 426 formasi tersebut sebetulnya telah dilakukan pada Mei 2019 lalu. Jumlah tersebut terdiri dari formasi guru, tenaga kesehatan dan teknis. “Namun di bulan Oktober kami mengajukan revisi untuk kuota 6 guru IPS kita ganti guru TIK dan Senirupa dengan jumlah formasi yang sama,” tuturnya. Namun demikian, tiba-tiba, Pemkab Temanggung hanya mendapatkan 37 formasi CASN.

Menurutnya setiap tahun sedikitnya ada 350 ASN di Temanggung yang purnatugas. Dengan hanya slot 37 formasi CASN tersebut tentu sangat kurang sekali. “Tentu tetap bisa jalan tapi terseok-seok. Tapi tahun depan pemerintah berjanji akan mengganti kekurangan jumlah CASN yang kami ajukan tahun ini,” tuturnya. (tbh/ton)