alexametrics

Jembatan Galeh Baru Telan Rp 13 Miliar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG– Untuk memperlancar akses jalan menuju wisata Papringan di Kecamatan Kedu, Pemerintah Kabupaten Temanggung kembali membangun jembatan Galeh di Desa Karangtejo Kecamatan Kedu. Jembatan yang menghubungkan jalan Kedu- Jumo tersebut akan menghabiskan dana Rp 13 miliar untuk dua tahun anggaran.

“Pembangunannya dilakukan dua tahap. Tahap pertama telah dilakukan pada tahun 2018 lalu,” ungkap pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek jembatan Galeh, Heru Susiyanto.

Menurutnya untuk anggaran tahun 2018 lalu, telah menghabiskan anggaran RP 6 miliar untuk fondasi abutment jembatan, perkerasan jalan penghubung/oprit serta talut pengaman jalan.

“Sementara untuk tahun 2019 ini anggarannya Rp 7 miliar yang akan digunakan untuk pemasangan kerangka jembatan dan pengaspalan,” bebernya.

Baca juga:  Sistem Organik Sejalan dengan Petani Milenial

Pria yang menjabat sebagai Kasi Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung itu juga menyampaikan bahwa pemenang lelang tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jika pemenang lelang jembatan dengan panjang 60 meter, lebar 7 meter dan tinggi 16 meter tersebut tahun lalu dimenangkan PT Indra Gemilang Perkasa KSO PT Sumber Arta Dwijaya. Tahun ini dimenangkan CV Sidomulyo asal Wonosobo.

“Untuk tahap kedua ini sudah mulai dilaksanakan sejak 5 September dan akan selesai maksimal pada 23 Desember 2019,” tuturnya.

Disampaikan pula, pembangunan jembatan baru tersebut merupakan bagian untuk memperbaiki rute jalan yang awalnya berkelok. “Dulu itu kan berkelok jalannya, sehingga mempersulit bus-bus besar lewat saat ke Papringan,” ucapnya.

Baca juga:  Maraknya Judi Togel di Temanggung Jadi Perhatian

Selain itu, jalan tersebut merupakan alternatif Jakarta-Temanggung apabila jalur utama padat. “Kalau arus mudik saat lebaran, banyak juga yang lewat situ yang dari Jakarta,” bebernya. (tbh/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya