Izin Reklame Cukup di Satu Dinas

169
TERTIBKAN REKLAME : Petugas Satpol PP Kabupaten Temanggung memanjat tiang untuk menurunkan reklame yang masa izinnya sudah habis maupun tidak berizin. (TABAH RIYADI/RADARSEMARANG.ID)
TERTIBKAN REKLAME : Petugas Satpol PP Kabupaten Temanggung memanjat tiang untuk menurunkan reklame yang masa izinnya sudah habis maupun tidak berizin. (TABAH RIYADI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung akan mempermudah proses pengawasan dan perizinan penyelenggaraan reklame di Kabupaten Temanggung. Pasalnya selama ini banyak reklame baik yang berserakan di sejumlah titik dan mengurangi keindahan Kota Tembakau itu.

Pemkab saat ini sedang menyusun peraturan bupati (Perbup) tentang pemasangan reklame tersebut. “Saat ini drafnya tinggal naik ke Pak Bupati,” ungkap Plt Kepala DPMPTSP Bagus Pinuntun, Kamis (29/8).

Nantinya, proses perizinan reklame dalam aturan tersebut juga akan dipermudah. Jika sebelumnya para pemasang reklame harus melalui DPMPTSP, DPUPR dan DPPKAD untuk mendapatkan izin, maka nantinya akan dilakukan secara satu pintu. “Akan kami permudah perizinannya hanya di DPMPTSP saja tidak perlu ke dinas-dinas lain, kita rampingkan,” ujarnya.

Namun demikian untuk mempermudah koordinasi dengan dinas-dinas terkait maka pihaknya akan membentuk sebuah sistem aplikasi baru. “Jadi di dalam aplikasi itu nantinya akan kami masukan data pemasang secara lengkap, spot reklame di mana, tingginya berapa, jaraknya berapa akan diatur di situ sehingga masing-masing dinas dapat memantaunya,” tuturnya.

Sementara untuk pengawasan dan penindakan, pihaknya juga akan menggandeng Satpol PP sebagai lembaga penegak perda untuk terlibat dalam sistem tersebut. “Nanti akan kita kasih kode aksesnya sistem aplikasinya kepada satpol agar tahu mana yang berizin mana yang tidak berizin, sehingga bisa melakukan tindakan cepat,” bebernya.

Menurut Bagus, perbaikan sistem ini merupakan upaya untuk memperindah wilayah Kabupaten Temanggung yang selama ini dipenuhi reklame sehingga merusak keindahan tata kota. “Nanti penertiban-penertiban reklame akan dilakukan oleh satpol PP,” tegasnya. (tbh/ton)