alexametrics

Pencari Ikan Temukan Mayat Tanpa Identitas di BKB Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penemuan sesosok mayat mengapung di Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), menggegerkan warga Minggu (14/8). Kondisinya sudah membusuk, diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu hari. Polisi juga belum bisa memastikan apakah mayat tersebut korban tindak pidana.

Kali pertama mayat tanpa identitas itu ditemukan oleh seorang pencari ikan pada pukul 14.30. Saksi melihat sesuatu mencurigakan yang mengapung di sungai BKB kawasan RT 1 RW 8, Kelurahan Ngemplak Simongan. Setelah didekati ternyata sesosok mayat laki-laki.

“Yang tahu pertama kali orang njaring ikan. Kurang tahu namanya, bukan orang sini. Terus menyampaikan kepada warga sini. Tapi orangnya kemudian pergi, ke mana kurang tahu. Takut kalau diinterogasi apa gimana kurang tahu,” ungkap Triono, warga sekitar, Minggu (14/8).

Baca juga:  Waspadai Penyelundupan Bahan Terlarang, Gelar Exercise ISPS Code

Terlihat, jasad tersebut mengapung di tepi sungai. Masih mengenakan baju panjang warna merah, celana jeans biru dan bersepatu. Temuan ini menyita perhatian dan menjadi tontonan warga sekitar, termasuk pengendara. Mereka melihat dari atas Jembatan Kaligarang.

“Warga sini tidak ada yang mengenal. Karena mungkin wajahnya juga sudah membusuk, sudah tiga sampai empat hari. Usianya diperkirakan sekitar 34 tahun,” kata Triono.

Pihak Inafis Polrestabes Semarang yang mendapatkan laporan langsung melakukan identifikasi dan olah TKP. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah masih melakukan penyelidikan terkait temuan ini. Di lokasi juga tidak ditemukan identitas korban. Pihaknya belum bisa memastikan mayat tersebut apakah korban tindak pidana.

Baca juga:  Betonisasi Jalur Palir-Kaliancar Diganggu Preman, Ganjar: Jangan Ada yang Ikut Main-Main

“Kita belum bisa memastikan itu, karena tubuhnya sudah membengkak dan bau. Itu diperkirakan lebih dari satu hari. Sementara masih dilakukan visum di RSUP dr Kariadi, untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (mha/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya