alexametrics

Puluhan Warga Polisikan Developer PT PBG

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Puluhan warga pembeli rumah subsidi melaporkan pengembang perumahan atau developer PT PBG ke pihak berwajib. Mereka merasa tertipu atas pembelian rumah di daerah Rowosari, Kecamatan Tembalang.

Warga yang didampingi Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Masyarakat (BKBHM) Fakultas Hukum Unissula Semarang ini sudah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Semarang.

Direktur BKBHM Agus Wijayanto mengatakan, aduan tersebut dilakukan lantaran hingga kini rumah subsidi yang dijanjikan belum juga dibangun. Padahal mereka sudah membayar uang tanda jadi dan down payment (DP) ke pengembang.

“Kami telah melaporkan pengembang ke Polrestabes Semarang pada 8 Agustus 2022 atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP,” kata dia.

Baca juga:  Gaet Millenial, 2020 Ajang Pembuktian

Adapun pada 5 Juli 2022 lalu pihaknya telah mengirimkan surat somasi kepada PT PBG selaku pengembang. Melalui kuasa hukumnya, PT PBG memberikan Surat Tanggapan yang pada intinya menegaskan bahwa tindakan yang telah dilakukan oleh PT PBG merupakan tindakan yang merugikan bagi para pembeli.

Sebelum membawa ke ranah hukum, para pembeli melakukan konfirmasi kepada pihak pengembang mengapa rumah tersebut belum terbangun. Dari konfirmasi yang dilakukan, pengembang justru berjanji akan melakukan pengembalian pembayaran uang tanda jadi dan pembayaran DP yang telah dilakukan oleh para pembeli.

Sayangnya, janji itu tidak ditepati. Sampai batas waktu yang dijanjikan oleh pengembang, uang tanda jadi dan pembayaran DP tidak pernah dikembalikan kepada para pembeli. Bahkan, developer selalu menghindar saat ditemui oleh para pembeli.

Baca juga:  Tower Miring Bikin Dag-Dig-Dug, Pemilik Malah Cuek

“Hingga saat ini, total kerugian yang dialami oleh seluruh korban kurang lebih mencapai Rp 203,5 juta,” ungkapnya. (ifa/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya