alexametrics

Napak Tilas Perjalanan KA Pertama di Indonesia

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangSemarang menjadi kota yang penting dalam sejarah perkembangan kereta api (KA) di Indonesia. Konon, ibu kota Jateng ini menjadi tempat pertama perjalanan KA pada 155 tahun silam. Untuk mengenang sejarah tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KA) Daerah Operasi (Daop)  4 Semarang menggelar “Napak Tilas Jalur Rel” dengan panjang 25 km dari Stasiun Semarang Tawang sampai Stasiun Tanggung, Kabupaten Grobogan, Rabu (10/8).

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 180 peserta. Mereka berasal dari Komunitas Pecinta Kereta Api, Komunitas Sejarah, karyawan dan pensiunan PT KAI, budayawan, dan akademisi. Para peserta napak tilas menumpang dua gerbong KA.

“Napak tilas dan peringatan ini untuk mengingat perjuangan dan jasa para pahlawan dalam membangun jalur KA di Indonesia,” kata Kepala Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Empat stasiun tertua di Indonesia dilewati dalam acara napak tilas ini, yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Alastua, Stasiun Brumbung, dan Stasiun Tanggung. Jalur ini kali pertama dibuka pada 10 Agustus 1867, dan merupakan jalur kereta api pertama yang beroperasi di Indonesia.

Baca juga:  Jika Tak Segera Ditempati, Lapak akan Ditarik

Wisnu menyebut, Kota Semarang bisa dibilang kota kereta api. Karena sebagai kota tempat kelahiran KA di Indonesia. Sehingga, menurutnya, masyarakat patut berbangga dengan adanya napak tilas tersebut.

“Harapan kami, dapat sebagai pengingat sejarah perkeretaapian serta menjadikan penyemangat untuk lebih memberikan pelayanan dan inovasi terbaik untuk para pelanggan kereta api ke depannya,” ujar Wisnu.

Sampai saat ini, kata dia, jalur Semarang sampai dengan Tanggung, tercatat ada 12 perjalanan kereta api yang melintas setiap harinya, yaitu delapan perjalanan KA penumpang dan empat perjalanan KA barang.  Wisnu mengatakan, jumlah pengguna KA di wilayah Daop 4 terus mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2020 sebanyak 2.272.807 pelanggan, di tahun 2021 sebanyak 1.574.779 pelanggan, dan di tahun 2022 sampai dengan bulan Juli sebanyak 2.179.835 pelanggan,” bebernya.

Baca juga:  Sedang Santai di Teras, Tertimpa Longsoran Tebing

Peringatan Perjalanan Kereta Api Pertama ini diisi dengan berbagai rangkaian acara. Seperti Joyride Semarang Tawang-Tanggung menggunakan lokomotif livery vintage, seminar sejarah perkeretaapian Indonesia dengan narasumber sejarahwan Kota Semarang Tjahjono Rahardjo, tumpengan, serta pesta kostum era tahun 1800-an yang dikenakan oleh setiap peserta yang mengikuti kegiatan.

Tjahjono Rahardjo menjelaskan, jika  perjalanan pertama KA kala itu dari Stasiun Tanggung, Grobogan ke Stasiun Semarang sejauh 25 km. Saat itu, stasiun yang di Semarang itu ada di dekat Pelabuhan Tanjung Emas. Namanya Spoorlacht. “Saat ini, bangunannya  tinggal sedikit, karena nggak terawat. Tapi, masih bisa kita lacak. Sekarang daerah itu masuk wilayah Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur,” tuturnya. (den/aro)

Baca juga:  Baru Dikenalkan, Sudah Dipesan 10 Unit

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya