Hendi Tekankan Gotong Royong Jadi Kunci Transformasi Kota Semarang

Pemkot Semarang Bagikan 4.577 Kue Merah Putih

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEMERINTAH Kota (Pemkot) Semarang membagikan 4.577 kue merah putih kepada ribuan peserta apel pembukaan rangkaian kegiatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Jalan Pemuda, Jumat (5/8) pagi. Pembagian kue merah putih tersebut berhasil memecahkan Rekor Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Leprid Paulus Pangka kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Kalau saya tidak melihat penghargaan ini sebagai yang utama. Tetapi inilah spirit kita berkumpul bersama mewarnai kegiatan pagi ini (kemarin) dengan positif. Kemudian dibagikan roti dan memecahkan rekor. Itu bonus. Yang penting bagaimana ikhtiar kita dalam memajukan, melayani, dan membuat masyarakat betah, nyaman, dan senang tinggal di Kota Semarang,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Baca juga:  Hari Ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Launching Kampung Hebat 2019 Bersama Jawa Pos Radar Semarang

Hendi mengatakan, 77 tahun yang lalu para pendiri bangsa berpikir keras bagaimana membuat negara merdeka. Sebagai penerus, lanjut Hendi, juga harus berpikir keras bagaimana mengisi kemerdekaan agar Semarang semakin hebat. Ada tiga kata kunci untuk mewujudkannya, yaitu komitmen, konsistensi, dan bergerak bersama (gotong royong).

“Pemerintah saja tanpa dukungan semua stakeholder ya mungkin bisa buat Semarang hebat, tapi waktunya lama,” ujarnya.

Hendi mengimbau jajarannya untuk menerapkan senyum, sapa, salam dalam melayani masyarakat. Karena hal tersebut adalah bentuk dari sikap mencintai pekerjaan. Dengan pelayanan seperti itu, diharapkan membuat masyarakat semakin nyaman dan percaya dengan pemerintah. “Terlebih pandemi Covid-19 telah membuka mata kita bahwa semua tidak baik-baik saja, sehingga pemerintah harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Pulangkan Warga Jateng di Wamena

Wali kota pun meminta jajarannya untuk menyelesaikan vaksinasi booster. Pro aktif, jemput bola, dan terus memberi pelayanan vaksinasi dengan baik dan cepat.

“Jangan lupa PR-nya untuk menyelesaikan (vaksin) booster. Di dunia luar sudah booster ke empat, sementara kita masih booster ke tiga. Maka kalau kita bisa tertib disiplin untuk itu, maka covid tidak lagi menjadi persoalan kita,” ujar Hendi.

Pembukaan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dimeriahkan berbagai aktivitas, seperti senam bersama, perlombaan agustusan, eksibisi futsal, penampilan cheerleader SMP Negeri 21 Semarang, dan live music, hingga penyerahan bendera bagi warga Sekayu dan Pekunden dalam rangka ‘Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih’ Se-Indonesia secara simbolis. Kemeriahan menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI juga mulai nampak di berbagai permukiman warga.

Baca juga:  Gotong Royong Bersihkan Kampung

“Kemeriahannya sudah mulai terasa dibanding dua tahun yang lalu waktu pandemi. Minggu lalu waktu saya datang sudah pada sibuk kerja bakti, ngecat marka jalan dan gapura. Hal ini membuat silaturahmi dan kekompakan tetap terjaga dengan baik. Mudah-mudahan semangat itu tetap bisa kita pertahanan,” kata Hendi.

Hendi juga berterima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang sudah mengisi hari-hari menjelang HUT ke-77 Kemerdekaan RI dengan nuansa yang bersemangat dan patriotis.

Sementara itu, Ketua Umum Leprid Paulus Pangka mengatakan, penghargaan Leprid 2022 diberikan kepada Pemerintah Kota Semarang atas prestasi pembagian 4.577 kue merah putih kepada 4.577 peserta apel.

“Jumlah kue yang dibagikan menandakan Indonesia lahir pada tahun 1945 dan saat ini berusia 77 tahun,” jelasnya. (*/den/zal/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya