Giatkan Sport Tourism, Pemkot Gelar Downhill Perkampungan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menggiatkan sport tourism. Rencananya, Sabtu (13/8) mendatang, menggelar event sepeda adventure atau downhill dengan konsep baru. Dengan tema Bendungan Urban Downhill Competition 2022, peserta akan melewati tengah perkampungan di Kampung Kintelan, Kelurahan Bendungan, Gajahmungkur.

“Konsep ini beda. Yakni melewati perkampungan dengan kontur yang naik turun di Kelurahan Bendungan. Nanti mereka akan lewat lereng, teras rumah warga, rumah kosong, hingga bekas kandang kambing,” kata Ketua Panitia Bendungan Urban Downhill Competition 2022 Bagyo Putranto saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (5/8).

Bagyo menjelaskan, meskipun memiliki kontur perbukitan dan banyak jurang yang cukup curam, rute sepanjang 1,1 kilometer ini dipastikan aman. Ia mengambil rute sisi barat wilayah Kelurahan Bendungan yang memiliki tingkat kecuraman lebih kecil dibanding sisi timur.

Baca juga:  Terus Berbenah Berikan Pelayanan Terbaik

Kegiatan ini terbuka dan bisa ditonton oleh masyarakat secara gratis. Kompetisi ini akan dimeriahkan dengan pameran UMKM di kawasan tersebut.

“Kami mempersiapkan tim medis. Rute telah disiapkan jaring, pagar, sebagai pengamanan,” jelasnya.

Sementara itu, Komiser Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Putra Pradana Sukarno menerangkan, kegiatan yang akan digelar pekan depan ini merupakan jenis baru dari olahraga downhill. Kegiatan ini baru kali pertama digelar.

“Selain mengangkat sisi entertainnya, PBISSI juga akan mengawal dari sisi sportivitas dan keselamatan. Teknisnya, pembalap start satu per satu dengan jeda satu menit. Nanti diambil catatan waktu terbaik,” terangnya.

Putra menyebutkan, ada 10 kategori yang bakal dilombakan. Yaitu kategori lokal Semarang, hartil, usia mainude 15-16 tahun, main junior 17-18 tahun, main elite yaitu atlet 19 tahun ke atas, main open yaitu para pehobi sepeda usia 19 tahun ke atas, master A usia 30 – 39 tahun, master B usia 40-49 tahun, dan master C 50 tahun ke atas.

Baca juga:  Dukung Pencegahan Korona, JNE Berikan Diskon 50 Persen Pengiriman Masker

“Kami targetkan 250 peserta. Saat ini sudah 80 peserta. Pendaftaran sudah kami buka sampai hari H pelaksanaan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Wing Wiyarso berharap, kegiatan ini bisa menghadirkan wisatawan dari luar kota dan menambah jenis sport tourism yang kental dengan budaya lokal di Ibu Kota Jateng.

“Harapan kami bisa jadi trend setter dan mengadirkan peserta dari luar kota serta wisatawan. Endingnya adalah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

Camat Gajahmungkur Ade Bhakti Ariawan membeberkan, total hadiah sebesar Rp 70 juta yang di-support oleh para sponsor. Dalam event tersebut, berusaha menjual potensi yang ada di wilayahnya. (den/ida)

Baca juga:  Preman Tantang Duel Pedagang Bakso

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya