alexametrics

Siswa SMAN 2 Jadi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Angka kecelakaan di Kota Semarang masih cukup tinggi, mayoritas melibatkan kendaraan roda dua dan kalangan pelajar pengemudinya.

Berdasarkan data dari Instagram @satlantaspolrestabessemarang, jumlah kecelakaan periode 27 Juni sampai 3 Juli kemarin mencapai 1.653 kasus, dimana 74 persennya melibatkan sepeda motor.

Untuk menekan angka kecelakan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polrestabes Semarang menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Semarang, di Hotel Grasia, Rabu (6/7). Kegiatan ini diikuti 27 pelajar tingkat SMA/SMK di Ibu Kota Jateng.

Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto melalui Kabid Bidang Angkutan, Dede Bambang Hartono mengatakan, angka kecelakaan saat ini rentan terjadi pada usia yang produktif yakni dari umur 15 tahun sampai 21 tahun.

Baca juga:  Siapkan Generasi Sehat dan Berkarakter

“Ini upaya kami dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan melalui pembinaan kepada pelajar yang ada di Kota Semarang. Artinya para pelajar akan menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di tengah lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, para perseta diminta memaparkan ide dan kreasinya dengan memilih salah satu tema yakni Kendaraan di Masa Depan dan Keselamatan Berlalulintas. Pemenang dari jenjang Kota Semarang, akan dikirim ke ajang yang sama di tingkat Provinsi Jateng. “Tadi juara 1, 2, dan 3 dari SMAN 2 Semarang. Ide mereka sangat bagus dan mereka akan dikirim ke tingkat provinsi mewakili Kota Semarang,” jelasnya.

Baca juga:  Unika Gelar PTMB 2021 dengan Teknologi Face Tracking Animation

Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Rina Rustiani menjelaskan pemilihan pelopor tertib berlalulintas tingkat pelajar ini menjadi sarana menekan angka kecelakaan di jalan. “Golnya menekan angka kecelakan yang mayoritas melibatkan kalangan pelajar,” tambahnya.

Satlantas, kata dia, rutin menggelar kegiatan safety riding ataupun safety driving untuk kalangan pelajar dan menekankan tertib berlalulintas serta mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam berkendara. Misalnya kelengkapan surat seperti SIM dan STNK, dan mengenakan helm. Selain itu mereka juga bisa mengerti tata cara yang benar dalam berkendara. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya