alexametrics

Tarif Trans Semarang Naik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangBadan Layanan Umum (BLU) Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Trans Semarang, masih getol menggenjot transaksi non-tunai. Salah satu upayanya menaikkan tarif transaksi tunai.

Penyesuian khusus transaksi tunai ini akan dilakukan mulai Jumat (1/7) ini. Tarif baru sebesar Rp 4 ribu. Sementara untuk transaksi non-tunai tidak ada kenaikan, tetap Rp 3.500.

“Kita lakukan penyesuaian tarif untuk menggenjot transaksi non-tunai mulai besok (hari ini,red), kenaikannya Rp 500 dari tarif awal Rp 3.500,” tegas Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan, Kamis (30/6)

Hendrix menjelaskan, transaksi non-tunai dinilai lebih efisien. Selain itu, pembayaran konsumen akan langsung masuk ke Pemkot Semarang, sehingga bisa menghindari kebocoran pendapatan daerah. Tak kalah penting, sistem cashless akan menghindarkan penyebaran virus atau bakteri yang menempel pada uang.

Baca juga:  Antisipasi Masjid Membeludak, Buka Musala Untuk Salat Jumat

“Dengan adanya penyesuaian tarif ini harapannya pengguna Trans Semarang bisa berpindah ke transaksi non-tunai. Karena kontribusinya masih cukup minim yakni sekitar 10 persen setiap harinya,” ujar Hendrix.

Penumpang Trans Semarang bisa menggunakan berbagai pembayaran non-tunai, seperti E Card Trans Semarang, Brizzi, Tap Cash, Ovo, Link Aja Gopay dan Astra Pay. “E Card Trans Semarang bisa didapatkan di Halte Simpang Lima, Balai Kota, dan Imam Bonjol dengan harga Rp 35 ribu,” jelasnya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya